Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Setelah Jadi Tersangka, FPI Sebut Rizieq Takkan Datang ke Polda Jabar

Rizieq Shihab jadi tersangka penodaan pancasila

Rizieq Shihab jadi tersangka penodaan pancasila. (Antara)

Anekainfounik.net. Jakarta – Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab disebut tidak akan memenuhi panggilan pertama penyidik Polda Jabar. Alasannya, surat penetapan tersangka Rizieq belum diterima.

“Surat penetapan tersangka belum diterima, padahal itu penting untuk klien kami mengajukan gugatan praperadilan,” kata Ketua Bantuan Hukum FPI Jabar Kiagus Muhammad Choiri kepada wartawan di Ponpes Annawawi, Jalan Gedebage, Kota Bandung, Jumat (3/2/2017), seperti diberitakan Detikcom.

Rizieq Syihab, menurut Choiri, akan datang apabila hak-haknya sudah dipenuhi oleh polisi. Hak yang dimaksud adalah diberikannya surat penetapan tersangka dan surat pemanggilan.

“Surat pemanggilan juga belum diterima. Jadi tidak seharusnya klien kami datang memenuhi panggilan itu,” imbuhnya.

“Tapi kalau semua haknya sudah terpenuhi, klien kami pasti datang. Karena klien kami orang yang patuh dan taat hukum,” sambung Choiri.

Choiri mengaku sudah menyusun draf-draf permohonan gugatan praperadilan yang akan disampaikan ke Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Namun pengajuan praperadilan tersebut terkendala surat penetapan tersangka yang hingga saat ini belum diberikan.

“Hingga saat ini praperadilan belum kami ajukan karena masih menunggu surat (penetapan tersangka) dari polisi. Tapi untuk draf permohonan sudah kami susun,” sambungnya.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus menyebut penyidik menjadwalkan pemeriksaan Rizieq Syihab pada Selasa (7/2). Surat pemanggilan sudah dikirim ke kediaman Rizieq Syihab, Kamis (2/2).

Yusri berharap Rizieq kooperatif dan datang memenuhi panggilan penyidik. Apabila nantinya mangkir, pihaknya akan menjadwalkan pemanggilan ulang.

“Kalau tidak datang (pemanggilan pertama) nantinya akan kami panggil lagi,” tegas dia.

Rizieq menjadi tersangka setelah penyidik Polda Jabar melakukan gelar perkara ketiga di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (30/1). Rizieq, yang dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri, dijerat dengan Pasal 154 a KUHP tentang penodaan terhadap lambang negara dan Pasal 320 KUHP tentang pencemaran terhadap orang yang sudah meninggal.

Saat melaporkan Rizieq soal penghinaan Pancasila dan penghinaan kehormatan martabat Sukarno, Sukmawati menyerahkan rekaman video ceramah Rizieq.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: