Iklan
//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Antasari Azhar Jadi Jaksa Agung? Jokowi: Belum Dipikirkan

Antasari Azhar usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka

Antasari Azhar usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka. (Tribunnews.com)

Anekainfounik.net. Belakangan ini isu mantan Ketua KPK Antasari Azhar akan dijadikan Jaksa Agung menggantikan posisi Prasetyo. Antasari sebelumnya juga bertemu Presiden Jokowi pada 26 Januari lalu.

Jokowi ditanya langsung oleh wartawan mengenai kabar tersebut usai dirinya meresmikan pembukaan turnamen sepakbola Piala Presiden 2017 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, sore tadi. Dia mengaku belum punya ide untuk menempatkan Antasari di jabatan Jaksa Agung.

“Siapapun bisa saja menjadi Jaksa Agung. Tapi sampai sekarang saya belum ada pikiran ke sana,” ujar Jokowi seperti yang disampaikan oleh Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Sabtu (4/2/2016) malam.

Jokowi pun membantah jika pertemuan antara dirinya dengan Antasari di Istana Merdeka beberapa waktu lalu, disebut membahas soal posisi Jaksa Agung tersebut.

Lalu, apakah menurut Jokowi bagaimana sosok Antasari? Apakah cocok mengemban jabatan Jaksa Agung?

“Sosoknya? Saya kira semua tahu siapa Pak Antasari ya,” kata Jokowi tanpa memperpanjang kalimatnya.

Baca juga: Antasari Azhar, Senjata Jokowi dalam ‘Perang’ Melawan SBY

Antasari bebas bersyarat sejak 10 November lalu setelah mendapat grasi dari Presiden Jokowi. Dia sebelumnya ditahan setelah divonis bersalah sebagai otak pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, Maret 2009.

Pada Kamis (26/1), Jokowi mengundang Antasari ke Istana Negara. Keduanya berbincang selama satu jam. Namun, Antasari enggan mengungkap pembicaraan dirinya dengan Jokowi.

“Sudah, mau tahu saja,” kata Antasari kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, sembari menaruh jari telunjuknya di depan mulut.

Sebelumnya, Ketua Badan Hukum DPP PDI Perjuangan Junimart Girsang menilai Antasari Azhar mampu dan layak menjadi Jaksa Agung. Usulan tersebut disampaikan melihat pengalaman Antasari di bidang hukum.

“Saya kira layak, tidak ada hambatan, tidak ada larangan seseorang terpidana menjadi pembantu presiden, tidak ada larangan. Itu menjadi hak prerogatif Presiden apalagi beliau sudah mendapatkan grasi,” kata Junimart di Gedung Nusantara II, Jakarta, Rabu (1/2/2017).

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: