Iklan
//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Agus ke Relawan: Akhir-akhir Kita Diteror, Difitnah, Ayo Lawan Semua!

Agus Harimurti dan SBY berorasi di depan relawan

Agus Harimurti dan SBY berorasi di depan relawan. (merdeka.com)

Anekainfounik.net. Cagub DKI nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono mengawali kegiatannya dengan bertatap muka bersama para relawan di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/2/2017).

Dalam acara tersebut juga hadir Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang didampingi Ani Yudhoyono. Hadir pula Hatta Rajasa, Roy Suryo, Edi Baskoro Yudhoyono, Nachrowi Ramli dan Agus Hermanto.

Ribuan orang yang hadir kompak tepuk tangan saat rombongan SBY dan Agus memasuki lokasi acara. Hampir 5 menit SBY pun menyapa para relawan pemenangan Agus-Sylvi.

Adapun relawan yang hadir seperti Paguyuban Rakyat Tangguh Republik Wibawa (RTRW). Ada juga Barisan Relawan Agus-Sylvi (BARE ASI) dan Laskar Masyarakat Kreatif (LMK). Sebelum acara dimulai, relawan juga dihibur oleh penampilan seni musik. Mereka diajak berjoget dengan lagu ‘Bento’ milik Iwan Fals dan ‘Bujangan’ milik Koes Plus.

Saat berpidato, Agus mengajak seluruh relawan untuk menjaga kebersihan pilkada dari segala bentuk kecurangan. Ini agar pemimpin Jakarta berganti sehingga tak ada lagi tangisan dari masyarakat.

“Di hari-hari akhir ini kita harus waspada, jangan sampai ada kecurangan. Sudah saatnya kita berubah, jangan lagi ada tangis, marah dari rakyat karena merasa diperlakukan tidak adil,” kata Agus.

Agus berharap semua warga tidak takut untuk melawan kecurangan dan intimidasi. Agus ingin semua simpatisannya untuk meniru SBY.

“Jangan pernah takut dan gentar. Saya tahu akhir-akhir ini ada intimidasi. Banyak teror, fitnah, kita lawan semua itu. Jangan takut, bapak kita, bapak SBY mengajarkan kita untuk berani ketika kita benar. Beliau tak pernah mengajarkan takut melawan kezoliman, ketidak-adilan,” serunya.

Agus tak ingin semua perjuangan yang dilakukan baik olehnya maupun seluruh tim dan relawan menjadi tak berarti. Demokrasi menurutnya, harus beretika dan beradab serta adil.

“Jangan sampai jatuh bangun kita, suka-duka kita selama 4 bulan lebih, di bawah panas maupun hujan kemudian dilukai oleh kecurangan oleh pihak manapun. Sekali lagi kita harus jadi bagian dari demokrasi yang baik, beretika, beradab dan adil,” tegasnya.

“Semakin saya mendengar suara lantang seperti ini, semakin saya tidak percaya survei yang mengatakan kita tidak baik. Ini real. Insya Allah dengan niat dan tujuan yang baik, kita dapat diridhoi Allah SWT dan diberikan kemenangan kita,” pungkas Agus.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: