Iklan
//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Hasil Survei Manilka: Elektabilitas AHY 38,6%, Ahok 21,7%, Anies 25,2%

Manilka rilis survey menangkan AHY

Manilka rilis survey menangkan AHY. (Detikcom)

Anekainfounik.net. Lembaga Manilka Research and Consulting merilis hasil survei mereka yang sangat berbeda dengan lembaga lain terhadap elektabilitas tiga pasang Cagub-Cawagub DKI 2017. Pasangan calon nomor urut 1, Agus Yudhoyono-Sylviana Murni mengungguli pasangan lainnya dengan elektabilitas 38,61 persen.

Sementara itu, hasil survei menempatkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di peringkat kedua dengan 25,25 persen. Pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat berada di posisi paling buncit dengan persentase 21,70 persen.

“Dalam survei terdapat sejumlah temuan menarik. Pertama dari sisi elektabilitas sebanyak 38,61 persen warga Jakarta menyebut nama Agus Yudhoyono-Sylviana Murni saat diberi pertanyaan siapa yang akan dipilih untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI periode 2017-2022,” ujar Managing Director Manilka, Dani Akhyar di Pulau Dua Resto, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/2/2017).

“Kejutan terjadi ketika posisi kedua, diduduki pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno 25,25 persen. Hal ini menjadikan pasangan petahana, yaitu Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat bergeser ke posisi buncit 21,70 persen. Dengan demikian, pertarungan akan berlanjut ke putaran kedua,” lanjutnya.

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka mulai 31 Januari hingga 4 Februari 2017. Besaran sampel yang diambil yakni 1.212 responden dengan metode multistage random sampling. Margin of error survei yakni kurang lebih 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Persentase untuk responden yang belum memilih yakni sebesar 12,13 persen. Dani menjelaskan, peta suara tersebut bisa berubah jika melihat persentase dari jumlah responden yang belum memilih.

“Peta suara bisa saja berubah, mengingat masih ada undecided voters sebesar 12,13 persen dan 4,67 persen gabungan suara dari ketiga pasangan calon yang masih bisa mengubah pilihan. Meskipun, kecenderungannya sangatlah kecil,” jelas Dani.

“Tinggal pertarungan di minggu terakhir ini yang akan menentukan pasangan calon mana yang akan ikut melenggang ke putaran kedua. Ataukah, akan ada manuver luar biasa dari paslon Agus-Sylvi, sehingga pertarungan di Pilkada Jakarta tahun ini akan berakhir satu putaran,” sambungnya.

Selain itu, lembaga survei Manilka juga menanyakan kepada responden soal pilihan mereka jika Pilgub DKI berlangsung dalam 2 putaran. Hasilnya, Agus-Sylvi masih memimpin di antara Anies-Sandiaga dan Ahok-Djarot.

“Jika Pilkada DKI Jakarta kali ini berlangsung dua putaran, Agus-Sylvi memiliki peluang lebih besar jika berhadapan dengan pasangan calon Basuki-Djarot (48,18 persen melawan 32,67 persen). Sedangkan jika berhadapan dengan Anies-Sandi, Agus-Sylvi diprediksi meraih 45,87 persen suara warga Jakarta, sedangkan Anies-Sandi di 36,80 persen,” paparnya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: