Iklan
//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Beredar Video Pilih Mantu Berbau SARA, Sandi: Kami Tak Keluarkan Itu

Video pilih mantu berbau SARA

Video pilih mantu berbau SARA. (Twitter video)

Anekainfounik.net. Sebuah video menggambarkan bagaimana orang tua memilih menantu dari 3 calon yang ada dan dikaitkan dengan Pilgub DKI 2017. Cawagub DKI nomor urut 3, Sandiaga Salahudin Uno menyebut video tersebut tidak dikeluarkan secara resmi oleh Timses Anies-Sandi.

“Saya juga baru di-share video tersebut, tidak, tim kami tidak mengeluarkan secara resmi video tersebut,” ujar Sandiaga di Pendopo Anies-Sandi, Jalan Panglima Polim IX No. 16, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2017).

Video yang menjadi viral tersebut dibuat dengan durasi 1 menit 32 detik. Dalam video tersebut digambarkan seorang wanita yang diminta ayahnya untuk menjelaskan 3 laki-laki yang akan menjadi calon pasangannya.

Sosok laki-laki nomor 1 digambarkan tidak memiliki pengalaman kerja namun selalu memberi uang ayahnya kepada wanita tersebut. Sosok laki-laki nomor 2 digambarkan sebagai seorang yang berbeda agama, selalu bersikap kasar dan pekerja keras. Sosok laki-laki nomor 3 kemudian digambarkan sebagai orang yang memiliki pengalaman kerja, jujur, sayang terhadapnya, dan peduli terhadap sekelilingnya.

Simak videonya di bawah ini.

Video ini kemudian ditutup dengan ekspresi senang kedua orang tua wanita remaja tersebut terhadap calon nomor 3. Dalam video ini tidak digambarkan berbagai atribut dan pernak-pernik kampanye Cagub-Cawagub DKI Jakarta. Namun pada akhir video sang pembuat menampilkan grafis dan pertanyaan kepada penonton akan memilih nomor berapa saat Pilgub DKI nanti.

Sandiaga sendiri menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menggunakan isu sara dalam kampanye Pilgub DKI.

“Saya belum mendalami ya (video tersebut), tapi menurut kami isu agama, SARA tidak pernah menjadi isu dalam Pilgub ini. Saya selalu yang bilang bahwa isu yang utama adalah lapangan kerja dan pendidikan,” jelasnya.

“Nah itu yang yang jadi isu utama dari Pilgub ini mulai dari 1 tahun yang lalu. Mulai dari pertama kami melakukan internal survei akhir Januari (2016),” lanjutnya.

Sandiaga sendiri akan memastikan adanya video tersebut serta memastikan siapa yang membuat video terebut. “Saya mesti lihat dulu, dan saya meski cek ke tim advokasi dan hukum,” pungkasnya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: