Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Berawal Pemukulan, Ini Kronologi Massa Rusak Pos TNI AU di Ujung Genteng

Penampakan pos TNI AU di Ujung Genteng yang dirusak warga

Penampakan pos TNI AU di Ujung Genteng yang dirusak warga. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Pos TNI Angkatan Udara di Desa Ujung Genteng, Sukabumi, Jawa Barat, dirusak warga. Perusakan tersebut diduga terjadi karena dipicu pemukulan yang dilakukan oleh anggota yang marah terkena cipratan air sepeda motor.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus, Minggu (12/2), menjelaskan kejadian itu bermula pada sehari sebelumnya, sekira 17.00, ketika seorang pengendara motor bernama Opik berpapasan dengan anggota TNI AU, Pratu Oky.

Dia terkena cipratan dari genangan air yang dilindas sepeda motor tersebut. “Setelah itu pengendara dan TNI AU terlibat cekcok dan melakukan pemukulan terhadap warga,” kata Yusri sebagaimana diberitakan Detikcom.

Bahkan, anggota TNI itu mendatangi rumah sang pengendara motor. Setelah penganiayaan tersebut, korban yang ternyata anak seorang ustaz di kampungnya, menginformasikan kejadin tersebut kepada orangtuanya. Sekitar pukul 18.30 WIB sejumlah warga mendatangi pos jaga TNI AU Ujunggenteng. Mereka kemudian melakukan perusakan dengan menggunakan batu dan benda keras lainnya.

Bahkan warga juga sempat melakukan penganiayaan terhadap Pratu Oky yang tengah berjaga di pos tersebut. Beruntung Pratu Oky berhasil diselamatkan rekannya. “Akibat aksi tersebut dua pos jaga mengalami kerusakan,” tutur Yusri.

Menurut Yusri, berdasarkan hasil kesepakatan proses hukum terhadap oknum TNI AU yang diduga melakukan penganiayaan diserahkan sepenuhnya kepada internal. Sedangkan proses hukum terhadap kasus perusakan Pos TNI AU ditangani penyidik Polres Sukabumi. Usai pertemuan tersebut, imbuh dia, jajaran Polres Sukabumi bersama Tripika Ujunggenteng melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat agar bisa membantu polisi dalam proses penyidikan kasus tersebut.

“Dari hasil penyelidikan sudah ada keterangan dan bukti-bukti siapa saja pelaku perusakan tersebut. Karena itu polisi meminta Tripika dan tokoh masyarakat bisa membantu menghadirkan para pelaku perusakan pada Senin tanggal 13 Pebruari,” ujar dia.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: