Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Hanya Ada 1 Kali Debat, Begini Tahapan Pilgub DKI Putaran Kedua

Ahok-Djarot dan Anies-Sandi akan maju ke putaran kedua Pilgub DKI

Ahok-Djarot dan Anies-Sandi akan maju ke putaran kedua Pilgub DKI. (Liputan6.com)

Anekainfounik.net. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumarno menyampaikan pernyataan terkait kemungkinan diadakannya putaran kedua Pilgub DKI Jakarta. Sumarno menjelaskan bahwa putaran kedua akan terjadi apabila tidak ada satu pasangan calonpun yang memperoleh suara lebih dari 50 persen.

“Kita akan lihat hasilnya apakah ada pasangan calon yang peroleh suara lebih dari 50 persen. Kalau ada, langsung ditetapkan sebagai calon terpilih dan dipastikan hanya satu putaran. Tapi kalau tidak ada yang mencapai angka 50 persen, maka kita pastikan akan ada putaran kedua,” ujarnya ketika tiba di tempat scan dan input data SITUNG Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2017) malam, diberitakan Detikcom.

Pada putaran kedua nanti, Sumarno menyebut hanya akan diadakan debat satu kali lagi. Menurutnya yang berbeda adalah sistem kampanye yang dia sebut tidak sama dengan kampanye di putaran pertama.

“Kampanye putaran kedua kita akan adakan debat satu kali lagi. Tapi kampanye nya tidak sama dengan kampanye pada putaran pertama ya. Kalau di putaran pertamakan kampanye selama 4 bulan, pasangan calon juga blusukan ke sana ke mari, juga ada rapat umum. Nah di putaran kedua tidak ada kampanye seperti itu,” jelasnya.

Hal tersebut menurut Sumarno karena pada dasarnya masyarakat sudah mengetahui visi, misi dan program para pasangan calon. Sehingga putaran kedua hanya sekedar mempertajam visi dan misi tersebut.

“Karena pada dasarnya pemilih masyarakat Jakarta kan sudah tahu visi misi dan program paslon. Putaran kedua itu hanya penajaman visi dan misi saja,” sebutnya.

Sumarno menyebut bahwa yang akan masuk pada putaran kedua adalah pasangan calon dengan suara terbanyak pertama dan kedua. Hanya ada dua pasangan calon yang akan maju diputaran kedua.

“Pesertanya adalah calon pertama dan kedua dengan suara terbanyak, jadi cuma dua pasangan calon yang ikut diputaran kedua,” tukasnya.

Dari hasil quick count sejumlah lembaga survei, pasangan Ahok-Djarot unggul disusul oleh Anies-Sandiaga. Keduanya akan melaju ke putaran ke dua. Sebab, kedua pasangan calon belum memenuhi syarat untuk memenangi Pilgub yakni minimal 50 persen.

Baca juga: Hasil Quick Count Data > 95%: Ahok Teratas, Anies Masuk Putaran Dua
Berikut tahapan pilgub DKI putaran kedua menurut jadwal KPU DKI Jakarta:

1. Penetapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 4 Maret 2017

2. Rekapitulasi daftar pemilih 5 Maret-19 April 2017

3. Sosialisasi 4 Maret-15 April 2017

4. Masa tenang dan pembersihan alat peraga 16 April-18 April 2017

5. Pemungutan dan penghitungan suara 19 April 2017

6. Rekapitulasi suara 20 April sampai 1 Mei 2017

7. Penetapan Pasangan Calon tanpa sengketa 5 Mei sampai 6 Mei 2017

8. Sengketa hasil (mengikuti jadwal MK)

9. Penetapan paslon terpilih pasca putusan MK (paling lama 3 hari setelah putusan MK)

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: