Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Saat Tinggal di China, Siti Aisyah Diajak Seorang Pria Syuting Video Lelucon

Tampang Wanita Vietnam dan Siti Aisyah, pembunuh Kim Jong Nam

Tampang Doan Thi Huong dan Siti Aisyah, pembunuh Kim Jong Nam. (Detikcom)

Anekainfounik.net. Kuala Lumpur – Dua wanita yang dituduh membunuh Kim Jong-Nam dilaporkan pernah tinggal di China dalam tiga bulan terakhir, sebelum pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un itu.

Menurut pemberitaan media China Press, WNI bernama Siti Aisyah (25) dan Doan Thi Huong (29) yang menggunakan paspor Vietnam, kemungkinan bukan agen mata-mata Korut. Namun keduanya diduga diperdaya oleh sebuah jaringan mata-mata untuk melakukan pembunuhan tersebut.

Dilaporkan China Press seperti dilansir media Malaysia, The Star dan Detikcom, Jumat (17/2/2017), Aisyah dan Doan tinggal di China antara satu hingga tiga bulan dan di sana mereka berkenalan dengan seorang pria. Menurut surat kabar China itu, pria tersebut adalah mata-mata yang memperkenalkan Doan dengan empat pria yang kini tengah diburu kepolisian Malaysia terkait pembunuhan Kim Jong-Nam.

Aisyah mulai terlibat ketika Doan diminta oleh pria tersebut untuk mencari seorang teman untuk melakukan syuting video lelucon. Doan pun mengajak Aisyah yang memang sudah saling kenal.

Dilaporkan bahwa Aisyah ditugasi untuk menutup wajah Jong-Nam dengan sapu tangan sementara Doan memberikan suntikan racun. Keduanya beberapa kali melakukan latihan aksi tersebut.

Baca juga: Siti Aisyah Agen Rahasia Korut atau Dimanfaatkan untuk Membunuh?

Aisyah dan Doan mengklaim bahwa mereka tidak tahu perbuatan mereka akan menimbulkan masalah. Mereka hanya mengira sedang melakukan rekaman video lelucon saja.

Menurut China Press, Aisyah mengaku tidak tahu siapa Kim Jong-Un ataupun Kim Jong-Nam. Dia juga mengaku dirinya dibayar US$ 100 untuk melakukan syuting video lelucon tersebut.

Sebelumnya, otoritas Korea Selatan (Korsel) melaporkan bahwa Kim Jong-Nam dibunuh oleh dua wanita agen mata-mata Korut yang menyergapnya dari belakang dan meracuninya di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia pada Senin, 13 Februari lalu.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: