Iklan
//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Resmikan RPTRA Kalijodo, Ahok: Ini Sumbangan Swasta, Nggak Pakai APBD

Penampakan RPRTA Kalijodo dari atas

Penampakan RPRTA Kalijodo dari atas. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo. Ahok menegaskan RPTRA dan RTH Kalijodo merupakan milik Pemprov DKI meski dibangun pihak swasta.

RTH dan RPTRA Kalijodo selesai dibangun pada Desember 2016 serta memiliki luas 1,4 hektare. Beragam fasilitas yang disediakan Pemprov DKI antara lain taman, lintasan jogging, lintasan sepeda, skate park, amphitheater, musala, toilet, outdoor fitness, dan fasilitas publik lainnya.

Ahok mengatakan Pemprov DKI tidak mengeluarkan uang dalam pembangunan RPTRA Kalijodo. Semua dana berasal dari sumbangan PT Sinarmas Land sebagai pengembang.

“Ini bangunan disumbang, nggak pakai APBD. Disumbang semua. Saya jelaskan, tanah ini bukan jadi milik Sinarmas Land. (Sinarmas Land) keluarkan miliaran rupiah cuma dapat tulisan kecil gitu doang,” kata Ahok di RPTRA Kalijodo, Jakarta Barat, Rabu (22/2/2017).

Dengan bercanda, Ahok mengatakan sedang membujuk pengembang untuk membuat air di Sungai Besar Barat menjadi bening. Ahok menyebut, bila Sungai Besar Barat selesai dikerjakan, hasilnya akan memuaskan.

“Makanya saya lagi baik-baikin (pengembang), supaya Sungai (Besar Barat) dibuat bening. Nanti hasilnya seperti kolam renang,” candanya.

Selain itu, Ahok menyempatkan diri untuk meresmikan parkir meter di RPTRA Kalijodo. Dia ingin parkir meter tersebut bisa menjadi subsidi silang antara warga yang mampu dan kurang mampu.

Bagi warga yang kurang mampu, Ahok menyediakan bus tingkat gratis sampai ke Kalijodo. Untuk memfasilitasi warga Ibu Kota, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) membuka rute wisata Balai Kota-Kalijodo. Sejak selesai pembangunan pada Desember 2016, tidak sedikit warga yang berdatangan ke RTH dan RPTRA Kalijodo

“Supaya yang bawa mobil bisa nyumbang agak gede, yang nggak mampu bayar parkir saya sediakan bus tingkat sampai di Kalijodo,” ujarnya.

Kehadiran RPTRA diharapkan menjadi tempat bersilaturahmi warga DKI. Karena itu, Pemprov DKI menargetkan pembangunan 200 RPTRA setiap tahunnya.

“Kami ingin saling kenal. Ibu PKK punya dasawisma. Kami kumpulkan data supaya tiap rumah tahu kebutuhannya apa, sehingga bisa urusi semua orang Jakarta, dari masih dari kandungan ibu sampai masuk liang lahat kita urusin,” katanya.

“Makanya, ke depan, kita mau bangun 200 RPTRA, 100 dari APBD, 100 lagi dari CSR,” ujar Ahok.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: