Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Kemenpora: Kabar Petinju Ellyas Pical Meninggal Hoax

Menpora Imam Nahrawi menjenguk Ellyas Pical di RS Harapan Kita

Menpora Imam Nahrawi menjenguk Ellyas Pical di RS Harapan Kita. (Twitter @kemenpora_ri)

Anekainfounik.net. Mantan petinju Indonesia, Ellyas Pical, tiba-tiba dikabarkan meninggal dunia hari ini (21/2). Hanya saja kabar tersebut dipastikan bohong atau hoax sebab Ellyas kini masih dirawat di Rumah Sakit Harapan Kita akibat mengalami penyakit jantung.

Kepala Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan Kesehatan Olahraga Nasional (PPITKON) Kemenpora, Edi Nurinda mengungkapkan dirinya sudah mengonfirmasi langsung kepada istri Ellyas.

“Baru saja beberapa menit lalu saya telfon istri Ellyas, Rina Sihaaya. Dia bilang kabar itu (Ellyas meninggal) tidak benar,” kata Edi, Selasa (21/2), seperti diberitakan Detikcom.

Edi mengatakan saat ini Ellyas masih dalam pengawasan dokter dan dirawat dengan baik di rumah sakit tersebut. Sehingga dipastikan saat ini Ellyas masih baik-baik saja tidak meninggal dunia.

Edi yang sempat menjenguk Ellyas saat masih dirawat di Rumah Sakit Batesda, Tangerang itu mengungkapkan hingga saat ini memang belum bertemu lagi melihat kondisi Ellyas secara langsung. “Sekarang belum menjenguk lagi. Tapi nanti saya akan minta dokter PPTIKON Kemenpora untuk mengecek kondisinya,” ujar Edi.

Dia mengatakan kondisi Ellyas yang menderita serangan jantung bisa membaik. Edi mengharapkan banyak dukungan doa untuk Ellyas agar kembali sehat dan panjang umur.

Ellyas mengeluh sakit sejak 14 Februari 2017 dan akhirnya dibawa ke rumah sakit di kawasan Serpong, Tangerang. Selanjutnya, Ellyas dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Kita untuk ditangani lebih intensif dengan spesialis jantung.

Ellyas Pical lahir di Maluku pada 24 Maret, 56 tahun silam. Pical mulai menggeluti olahraga tinju sejak usia 13 tahun dan mengawalinya di kelas terbang.

Karier profesional Pical dimulai pada 1983 di kelas bantam junior. Pical meraih gelar internasional pertama ketika mengalahkan petinju Korea Selatan, Hi Yung-chung pada 1984 di Seoul.

Ketika itu, Pical meraih kemenangan angka dalam 12 ronde. Kemenangan itu membuat Ellyas Pical menjadi petinju profesional pertama Indonesia yang meraih gelar di luar negeri.

Setahun berselang, tepat pada 3 Mei 1985, Ellyas Pical kemudian merebut gelar juara IBF kelas bantam yunior (atau kelas super terbang) dari petinju Korea, Ju-do Chun.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: