Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa, Kesehatan

Mengenal Gas Syaraf VX yang Dipakai Untuk Bunuh Kim Jong-Nam

Kim Jong-Nam tewas diracun senjata kimia

Kim Jong-Nam tewas diracun senjata kimia. (Foto: REUTERS/Eriko Sugita/File Photo)

Anekainfounik.net. Pihak Kepolisian Malaysia menyatakan bahwa gas saraf VX digunakan untuk membunuh Kim Jong-Nam, saudara tiri pemimpin Korut Kim Jong-Un, di Bandara Internasional Kuala Lumpur setelah menerima hasil uji laboratorium.

Apa itu gas saraf VX?

Menurut Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), gas saraf dikenal sebagai zat paling beracun dan paling cepat bereaksi di antara senjata kimia, dan VX merupakan yang paling mematikan di antara gas-gas saraf lainnya.

Model kimia Gas Syaraf VX

Model kimia Gas Syaraf VX. (Wikipedia)

Menurut CDC seperti dilansir CNN dan Detikcom, Jumat (24/2/2017), VX dalam bentuk uap adalah bentuk paling mematikan dari gas pembunuh. VX bekerja dengan mematikan enzim yang membantu fungsi sistem saraf tubuh, yang pada akhirnya akan menimbulkan kelelahan dan kegagalan pernapasan. Paparan VX dalam dosis tinggi bisa menyebaban kejang-kejang, kelumpuhan dan gangguan pernapasan yang mematikan.

“Jika ini (VX) dihirup sebagai uap, korban akan dengan cepat mengalami kejang-kejang. Anda akan tergeletak dengan lengan dan kaki Anda mengalami kejang, dan tak bisa benapas,” ujar mantan pengawas senjata PBB, David Kay kepada CNN beberapa waktu lalu.

“Ini bukan cara yang menyenangkan untuk meninggal,” imbuhnya.

Kim diserang dua wanita di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari lalu. Menurut kepolisian Malaysia, Kim tewas tak lama setelah wajahnya diusap dengan racun VX. Disebutkan kepolisian Malaysia, setelah diserang kedua wanita itu, Kim mendekati seorang petugas di meja informasi bandara dan mengatakan dirinya merasa pusing. Dia kemudian meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Baca juga: Polisi Malaysia: Jong-Nam Diracuni Senjata Kimia Jenis VX Nerve

Kepala Kepolisian Malaysia Khalid Abu Bakar mengatakan, satu dari dua wanita yang mengusapkan racun tersebut ke wajah Kim Jong-Nam, juga mengalami efek racun mematikan tersebut.

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengklasifikasikan bahan kimia tersebut sebagai senjata pemusnah massal.

Menurut Pusat Biologi Kimia Edgewood Militer Amerika Serikat seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (24/2/2017), VX tidak berasa dan tidak berbau, dan dinyatakan terlarang sesuai Konvensi Senjata Kimia, kecuali untuk keperluan riset, medis atau farmasi.

Disebutkan Pusat Biologi Kimia Edgewood Militer AS, zat kimia ini bisa diproduksi dalam bentuk cair, krim ataupun aerosol. Jika terserap dalam dosis besar, racun ini bisa mematikan setelah 15 menit. Karena itulah bahan kimia ini dikenal sebagai gas saraf paling beracun di dunia.

Kepolisian Malaysia saat ini tengah menyelidiki apakah gas saraf VX tersebut dibawa dari luar negeri ke Malaysia atau diproduksi di dalam negeri.

Sebelumnya pada tahun 2015, sisa-sisa gas saraf sarin dan VX ditemukan di sebuah lokasi riset militer di Suriah, yang belum dilaporkan ke badan pengawasan senjata kimia global. CDC yakin VX pernah digunakan sebagai senjata kimia dalam perang Iran-Irak pada tahun 1980.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: