Iklan
//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Utang Pemerintah RI Sekarang Rp 3.549 T, Cicil Rp 36 T Sebulan

Ilustrasi mata uang rupiah

Ilustrasi mata uang rupiah. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Jakarta – Per akhir Januari 2017, total utang pemerintah pusat tercatat mencapai Rp 3.549,17 triliun. Dalam sebulan utang ini naik Rp 82,21 triliun, dibandingkan jumlah di Desember 2016 yang sebesar Rp 3.466,96 triiun.

Dalam denominasi dolar AS, jumlah utang pemerintah pusat di Januari adalah US$ 265,99 miliar, naik dari posisi akhir 2016 yang sebesar US$ 258,04 miliar.

Sebagian besar utang pemerintah adalah dalam bentuk surat utang atau Surat Berharga Negara (SBN). Sampai Januari 2017, nilai penerbitan SBN mencapai Rp 2.815,71 triliun, naik dari akhir 2016 yang sebesar Rp 2.733,83 triliun. Sementara itu, pinjaman (baik bilateral maupun multilateral) tercatat Rp 733,46 triliun, naik tipis dari 2016 Rp 733,13 triliun.

Mengutip data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Jumat (24/2/2017), total pembayaran cicilan utang pemerintah sepanjang Januari 2017 adalah Rp 36,39 triliun, atau 7,07% dari pagu, atau yang dialokasikan pada APBN.

Pembayaran pokok utang pada periode itu mencapai Rp 13,761 triliun, terdiri dari pokok pinjaman Rp 3,302 triliun atau 5,07% dari pagu APBN. Kemudian pembayaran pokok Surat Berharga Negara (SBN) Rp 10,459 triliun atau 4,6% dari pagu APBN.

Sementara untuk pembayaran bunga utang, pada periode itu adalah Rp 22,629 triliun atau 10,23% dari pagu APBN.

Pembayaran bunga pinjaman sepanjang periode itu adalah Rp 837 miliar (5,19% dari pagu APBN). Sementara untuk SBN, bunga yang dibayar tercatat Rp 21,792 triliun (10,63% dari pagu APBN).

Berikut perkembangan utang pemerintah pusat dan rasionya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sejak tahun 2000:
2000: Rp 1.234,28 triliun (89%)
2001: Rp 1.273,18 triliun (77%)
2002: Rp 1.225,15 triliun (67%)
2003: Rp 1.232,5 triliun (61%)
2004: Rp 1.299,5 triliun (57%)
2005: Rp 1.313,5 triliun (47%)
2006: Rp 1.302,16 triliun (39%)
2007: Rp 1.389,41 triliun (35%)
2008: Rp 1.636,74 triliun (33%)
2009: Rp 1.590,66 triliun (28%)
2010: Rp 1.676,15 triliun (26%)
2011: Rp 1.803,49 triliun (25%)
2012: Rp 1.975,42 triliun (27,3%)
2013: Rp 2.371,39 triliun (28,7%)
2014: Rp 2.604,93 triliun (25,9%)
2015: Rp 3.098,64 triliun (26,8%)
2016: Rp 3.466,96 triliun (27,9%)

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: