Iklan
//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Anies: Jadi Gubernur Harusnya Bisa Cari Solusi Bukan Mencibir

Jokowi dan Ahok saat satu mobil pada 2014

Jokowi dan Ahok saat satu mobil pada 2014. (Kompas.com)

Anekainfounik.net. Calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan banyak warga di Jakarta yang mendambakan memiliki rumah yang harganya terjangkau. Oleh karena itu, sebagai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok seharusnya mencari solusi mengenai hal tersebut.

“Sebagai gubernur seharusnya mencari solusi, bukan hanya mengatakan itu enggak bisa,” ujar Anies di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (24/2/2017), dilansir Kompas.com.

Anies menjelaskan, seharusnya sebagai pemimpin harus berpihak kepada warganya. Jika sudah berpihak, seorang pemimpin pasti bisa mengatasi masalah yang terjadi pada warganya.

“Sandang, pangan dan papan itu hak paling dasar, kok boleh kita mikirin sandang, pangan, tapi papannya ‘udahlah nyewa aja kalian’. Tega gitu lho bilang nyewa aja,” ucap dia.

Ia pun menyindir kepada gubernur yang memiliki sifat seperti itu. Menurut dia, seharusnya sebagai seorang pemimpin mencari solusi untuk warganya, bukan malah mencibir orang yang mempunyai solusi mengenai permasalahan itu.

“Jangan panik kalau lawan ada terobosan, tawarkan yang lebih baik. Masa cuma ngebully bisanya, tawarin dong yang lebih baik,” kata Anies.

Anies enggan berkomentar banyak mengenai kebijakan calon petahana harus cuti jika mengikuti putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Menurut dia, setiap pasangan calon yang bertarung dalam pilkada wajib menaati peraturan yang berlaku. Ia meminta agar kontestasi ini dilakukan secara adil.

“Saya percaya itu akan masuk dalam pertimbangan. Kalau bisa adil pada diri sendiri, Insya Allah bisa adil pada rakyat. Kalau sama diri sendiri enggak bisa adil, pada rakyat juga sulit,” ujar Anies.

Anies menambahkan, warga Jakarta saat ini sudah cerdas. Mereka bisa melihat mana pasangan yang adil dalam mengikuti proses Pilkada DKI 2017 ini. Ia menilai, jika ada kebijakan Pemprov DKI yang pro rakyat jelang masa pencoblosan, maka itu patut dicurigai.

“Kalau rakyat Jakarta menyaksikan program-program bansos bertebaran pada saat kampanye begini, pencairan-pencairan pada saat jelang pemilihan, masyarakat juga berpikir sampai segitunya, cuma menghadapi saya dan Sandi yang enggak punya jabatan,” kata Anies.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta memutuskan adanya masa kampanye apabila putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 dilangsungkan. Keputusan itu diambil setelah KPU DKI berkonsultasi dengan KPU RI pada Senin (20/2/2017) malam.

KPU DKI menilai kampanye tetap dibutuhkan pada putaran kedua nanti. Sebab, jika kampanye dilarang, hal yang dikhawatirkan justru ada kegiatan yang mengarah pada kampanye yang dilakukan pasangan cagub-cawagub yang lolos ke putaran kedua.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: