Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Siti Aisyah Berpesta di Klub Malam Sehari Sebelum Kim Jong-Nam Tewas

Siti Aisyah diduga pembunuh Kim Jong-Nam

Siti Aisyah diduga pembunuh Kim Jong-Nam. (Facebook)

Anekainfounik.net. Kuala Lumpur – Siti Aisyah berpesta dengan teman-temannya sehari sebelum Kim Jong-Nam tewas dibunuh. Pesta itu digelar di sebuah kelab malam terkenal di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dituturkan salah satu teman dekat Aisyah kepada China Press dan dilansir media lokal Malaysia, The Star dan Detikcom, Senin (27/2/2017), pesta ulang tahun untuk Aisyah itu digelar pada 12 Februari lalu. Seperti diketahui dalam paspornya, Aisyah lahir pada 11 Februari 1992.

Jong-Nam tewas usai diserang di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) pada 13 Februari. Aisyah dan seorang wanita Vietnam bernama Doan Thi Huong ditahan terkait kasus ini sejak dua pekan lalu.

Teman dekat Aisyah yang enggan disebut namanya ini menyebut, pesta itu juga digelar untuk merayakan potensi kesuksesan Aisyah sebagai selebriti internet. Teman Aisyah yang berjenis kelamin perempuan ini menyebut, Aisyah dijadwalkan ikut berpartisipasi dalam acara reality show sehari setelah pesta digelar.

Dalam rekaman video pesta yang ditunjukkan teman dekat Aisyah itu kepada China Press, terlihat Aisyah sedang tertawa dan menutup wajahnya sambil malu-malu, saat teman-temannya mengatakan bahwa Aisyah akan menjadi ‘bintang besar’.

Menanggapi penangkapan Aisyah oleh Kepolisian Malaysia, teman dekat Aisyah ini menyatakan dirinya tidak yakin Aisyah tega membunuh orang lain. “Saya tidak percaya Aisyah akan membunuh orang lain hanya demi uang,” tuturnya.

“Ini sungguh tidak mungkin. Saya pikir dia ditipu,” imbuhnya, yang mengaku sangat terkejut saat mengetahui Aisyah dinyatakan sebagai tersangka pembunuhan Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un.

Baca juga: Pengakuan Siti Aisyah: Saya Pikir Zat ZX Itu Baby Oil

Teman dekat Aisyah ini meyakini WNI berusia 25 tahun itu tidak bersalah. Menurutnya, Aisyah tidak mengenal Jong-Nam dan tidak punya motif untuk membunuhnya. “Dia adalah seseorang yang sangat sederhana dan berharap suatu hari bisa masuk ke dunia hiburan. Saya tahu ambisinya itu sejak setahun lalu,” tuturnya, sembari berharap Aisyah bisa segera dibebaskan dan kembali bertemu keluarganya di Indonesia.

Secara terpisah, Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia Andreano Erwin yang telah mengunjungi Aisyah di markas Kepolisian Malaysia, menuturkan bahwa Aisyah mengaku hanya diajak untuk ikut acara reality show dan dibayar RM 400 (Rp 1,2 juta) untuk mengisengi Jong-Nam. Kepada Andreano, Aisyah juga menyebut dirinya mengira cairan yang diberikan kepadanya adalah baby oil. Kepolisian Malaysia sebelumnya menyebut Aisyah dan Doan menyadari sejak awal bahwa keduanya terlibat serangan beracun terhadap Jong-Nam.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: