Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Rizieq Jadi Saksi Pertama, Pengacara Ahok Janji Beri Kejutan

Habib Rizieq yang menjadi saksi ahli agama di Sidang Ahok

Habib Rizieq yang menjadi saksi ahli agama di Sidang Ahok. (Pojok Satu)

Anekainfounik.net. Jakarta – Sidang ke-12 kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dimulai. Ketua Dewan Pembina Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab menjadi saksi pertama yang dihadirkan sebagai ahli agama.

Dilansir Detikcom, sidang dimulai sekitar pukul 09.05 WIB, Selasa (28/2/2017) di auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan. Rizieq yang merupakan saksi pertama yang dihadirkan tampak memasuki ruang sidang dan disambut takbir.

Dia sempat mengacungkan 2 jempolnya ke arah pengunjung sidang. Kemudian Rizieq yang tampak mengenakan pakaian serba putih itu duduk di kursi saksi.

Rizieq menjadi ahli agama Islam atas rekomendasi MUI Pusat yang telah ditandatangani Ketua MUI Pusat Sodikun dan Sekretaris Jenderal MUI Pusat Anwar Abbas pada 3 November 2016.

Selain Rizieq satu ahli lain yang akan dimintai keterangan yaitu ahli pidana dari MUI Abdul Choir Ramadhan. Abdul berasal dari Komisi Perundangan dan Hukum MUI. Meski begitu, Abdul memastikan dirinya ada di posisi netral sebagai akademisi.

Sebelumnya, Salah satu anggota kuasa hukum Ahok, Humphrey Djemat, mengaku telah menyiapkan kejutan khusus bagi Rizieq saat persidangan. Namun ia enggan membeberkan lebih jauh terkait kejutan yang dimaksud.

“Pokoknya ada kejutan. Kami sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi Pak Rizieq,” ujar Humphrey, kemarin malam, seperti dilaporkan CNNIndonesia.com.

Humphrey juga tak berkomentar lebih lanjut saat disinggung apakah tim kuasa hukum akan melontarkan pertanyaan pada kedua saksi ahli.

Berkaca pada persidangan sebelumnya, tim kuasa hukum beberapa kali enggan mengajukan pertanyaan pada saksi ahli agama dari MUI yang diajukan jaksa penuntut umum. Mereka beralasan saksi ahli dari MUI tak independen lantaran perkara dalam persidangan berkaitan dengan fatwa MUI tentang penodaan agama.

Humphrey mengaku tak mempersoalkan rencana FPI yang berniat menurunkan anggota lebih banyak demi mengawal Rizieq bersaksi di muka sidang. Dia hanya menegaskan bahwa tak boleh ada perlakuan istimewa bagi siapa pun yang akan bersaksi di pengadilan, termasuk pada Rizieq.

“Kami menganut prinsip equality before the law, setiap orang berlaku sama di hadapan hukum. Tidak ada yang mendapat perlakuan istimewa,” katanya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: