Iklan
//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Anies: Tak Ada Tim atau Relawan Kami Bikin Spanduk Tolak Salatkan Jenazah

Bukti pendukung Anies terkait spanduk tolak salatkan jenazah

Bukti pendukung Anies terkait spanduk tolak salatkan jenazah. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan pernyataan soal adanya spanduk tolak salatkan jenazah pembela penista agama yang terpasang di sejumlah masjid di wilayah Jakarta. Dia menegaskan, timnya maupun relawan tidak pernah membuat spanduk ancaman padahal di sosial media beredar foto keterkaitan mereka dengan spanduk tersebut.

Walaupun demikian, Anies meminta warga untuk menurunkan spanduk ancaman penolakan shalat jenazah.

“Mari kita jaga pilkada damai dan bebas ancaman,” tulis Anies lewat akun Twitter-nya yang terverifikasi @aniesbaswedan seperti dilihat detikcom, Sabtu (11/3/2017).

Di cuitannya itu, Anies yang berpasangan dengan cawagub Sandiaga Uno ini juga mengunggah pernyataan seruannya terkait putaran kedua Pilgub DKI Jakarta 2017. Ada 3 poin penting yang disampaikan dia, termasuk soal adanya penolakan mensalatkan jenazah umat Islam yang mendukung calon nonmuslim.

Pernyataan sikap Anies Baswedan soal spanduk tolak salatkan jenazah

Pernyataan sikap Anies Baswedan soal spanduk tolak salatkan jenazah

Berikut pernyataan lengkap seruan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu:

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bismillahirrahmanirrahim.

Alhamdulillah Pilkada DKI Jakarta telah memasuki putaran kedua. Putaran pertama telah kita semua lalui. Namun dalam gegap gempita putaran kedua ini, kita perlu tetap menjaga persatuan serta menunaikan kewajiban dan hak kita dengan baik.

Sejak kampanye putaran pertama, kita dengar berbagai cerita di masyarakat tentang eksploitasi kemiskinan dengan ancaman pemberhentian program KJP, program PPSU dan program-program lain.

Beberapa waktu belakangan ini kita juga mendengar berita terkait ancaman penolakan shalat jenazah terhadap individu yang tidak memilih calon muslim.

Aksi mengancam bisa menghasilkan reaksi mengancam pula. Menjawab ancaman dengan ancaman seperti ini, walau atas inisiatif pribadi secara independen, bisa membuat suasana jadi makin tidak sehat. Ancaman telah membuat warga memberikan suara karena rasa takut, reaksi ancaman juga akan membuat warga memilih bukan karena harapan perubahan. Setiap ancaman diluncurkan, muncul reaksi ancaman balik. Semua ini harus segera dihentikan.

Meskipun partai politik pengusung Anies-Sandi, tim kampanye Anies-Sandi maupun relawan tidak pernah membuat spanduk ancaman dan tidak menganjurkan namun kami tetap perlu menyampaikan beberapa butir seruan sebagai berikut:

1. Menyerukan pada semua agar menghentikan segala bentuk ancaman kepada warga, apalagi ancaman yang mengeksploitasi kemiskinan warga, dengan ancaman penghentian program-program bantuan untuk rakyat bila petahana tidak dipilih lagi. Ancaman ini dapat memicu keresahan dan dapat memancing reaksi kemarahan.

2. Menyerukan kepada warga untuk tetap menunaikan seluruh ketentuan hukum dan setiap kewajiban terhadap jenazah; serta menurunkan spanduk ancaman penolakan shalat jenazah.

3. Kepada seluruh relawan pendukung pasangan Anies-Sandi, saya minta agar para relawan bersama dengan warga dan para tokoh/ulama untuk turun tangan dan terlibat langsung membantu apabila ada yang mengalami kesulitan dalam pengurusan jenazah bagi tiap warga yang memerlukan.

Akhir kata, mari kita kembali mengingat bahwa Insya Allah masih ada kehidupan bersama sesudah tanggal 19 April 2017 nanti. Persahabatan, persaudaraan, pertetanggaan dan kerja sama masih harus terus berlanjut.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Anies Baswedan

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: