Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Kunjungi Warga yang Sakit, Begini Aktivitas Ahok dalam Kampanye Senyap

Ahok mengunjungi warga sakit

Ahok mengunjungi warga sakit. (Twitter @kurawa)

Anekainfounik.net. Lebih dari sepekan, calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melakukan blusukan “diam-diam” ke sejumlah wilayah di Jakarta dalam kampanye putaran kedua Pilgub DKI ini. Lalu mengapa Ahok lebih memilih melakukan kampanye senyap dan turut mengundang awak media agar tercipta pencitraan sehingga elektablitasnya naik?

Ahok mengatakan, apa yang dia lakukan bukan merupakan bagian dari kampanye. Ahok mengaku tak pernah mengajak warga untuk memilihnya.

“Visi misi kampanye itu apa? Ngajak orang milih kan? Memang aku ke lapangan ngajak orang milih aku. Enggak pernah, toh,” ujar Ahok di Jalan Talang, Jakarta Pusat, Jumat (17/3/2017), dilansir Kompas.com.

Ahok menambahkan, dia juga enggan memberitahu awak media soal blusukannya itu karena tak ingin menganggu warga yang dikunjunginya. Apalagi saat mengunjungi warga sakit yang akan tak nyaman jika disorot kamera.

“Kan memang enggak kampanye. Ini kan enggak ngajak kan. Kalau kampanye masuk gang, kunjungi orang sakitnya kasihan orang sakitnya. Saya enggak mau kalau ada orang sakit masuk televisi kan enggak enak. Iya kan, enggak enak,” ujar Ahok.

Ahok mengatakan kegiatan itu untuk mengecek program layanan kesehatan dari Pemda.

“Kita mau ngecek orang-orang sakit dikunjungi nggak? Karena kita ada program ketok pintu, dilayani dengan hati,” kata Ahok setelah mengunjungi warga lanjut usia dan sakit di Jalan Budi Mulia Gang B4 RT 009 RW 007 No 39, Pademangan Barat, Jakarta Utara, Jumat (17/3/2017), dilansir Detikcom.

Ahok mengatakan program tersebut dibuat agar para dokter secara proaktif datang mengunjungi masyarakat kecil yang sakit. Dengan demikian, warga dapat menghemat pengeluaran. Selama ini, masyarakat ekonomi menengah ke bawah harus mengeluarkan ongkos lebih saat berobat.

“Karena kalau orang yang miskin, dia sakit kan butuh ongkos. Kita sudah ada program Ketok Pintu Layani dengan Hati. Supaya dokter-dokter ini datang. Ini hemat ongkos orang,” ujar mantan Bupati Belitung Timur ini.

Ahok mengatakan, pada kampanye putaran kedua ini, dia lebih memilih mengecek program Pemda DKI dibanding melakukan kampanye publik. Menurutnya, hal itu lebih penting sehingga, ketika kembali aktif menjabat atau terpilih sebagai Gubernur DKI, ia dapat langsung mengetahui efektivitas program yang sudah dikeluarkannya.

“Saya nggak mau pilih kampanye, saya pikirkan program saya dijalankan dengan baik nggak dengan Dinas Kesehatan,” ujar Ahok.

“Itu lebih penting buat saya. Jadi kalau saya sudah aktif, sudah terpilih lagi, saya sudah langsung tahu,” sambungnya.

Namun tak ada informasi yang diberikan kepada awak media terkait kegiatan tersebut termasuk dokumentasi foto dan video.

Namun pada Minggu (19/3/2017), seorang selebtweet @kurawa atau Rudi Valinka mengunggah foto yang memperlihat Ahok blusukan secara diam-diam dengan menelusuri gang-gang sempit untuk berbicara langsung dengan warga tanpa sorotan kamera wartawan.

Ahok menelusuri gang sempit dan berbicara dengan warga

Ahok menelusuri gang sempit dan berbicara dengan warga. (Twitter @kurawa)

Salah satunya adalah membezuk warga yang sakit dan dirawat di rumah terutama para lansia.

Ahok memberikan bantuan kursi roda kepada lansia

Ahok memberikan bantuan kursi roda kepada lansia. (kurawa)

Selain mengunjungi warga sakit, Ahok juga membantu memberikan kursi roda buat mereka yang membutuhkannya terutama para lansia. Tak hanya itu, ia menanyakan ke mereka untuk memastikan apa ada yang masih kurang.

Ahok menanyakan warga yang lumpuh ada yang kurang

Ahok menanyakan warga yang lumpuh ada yang kurang. (Twitter @kurawa)

Salah satu lansia yang menerima bantuan Ahok adalah almarhumah Hindun binti Raisman (78), di Jalan Karet Karya, Jakarta Selatan yang kemudian ramai diperbincangkan publik karena mushola dekat rumahnya menolak mensalatkan jenazahnya karena menyoblos Ahok.

Selain membezuk orang sakit, Ahok juga menyempatkan diri melihat langsung beberapa rumah warga yang memprihatinkan dala gang-gang sempit.

Dari blusukan ini, Ahok mendapat ide untuk membantu merenovasi rumah warga terutama yang atapnya rusak dan tanpa lantai. Jika aktif jadi gubernur lagi sampai Oktober 2017, Ahok dan Djarot akan membentuk pasukan merah yang akan membantu memperbaiki rumah warga yang rusak seperti acara ‘Beda Rumah’ di televisi.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: