Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Anies-Sandi Merasa Ditiru, Ahok: Yang Jiplak Itu Sebenarnya Siapa?

Ahok menyapa warga di Koja

Ahok menyapa warga di Koja. (Kumparan.com)

Anekainfounik.net. Cagub-cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno menyindir program milik cagub-cawagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat yang dianggap menyontek program mereka.

Program tersebut dari Kartu Jakarta Lansia (KJL), integrasi antara TransJakarta dan KWK, hingga Jakarta Creative Hub. Bukan hanya itu, peci yang digunakan oleh Djarot untuk surat suara juga disindir oleh Anies.

“Memang kalau ide bagus itu sering ditiru ya. Jadi warga Jakarta inilah contoh bahwa Anda nanti akan nyaksikan ide-ide baru, ide-ide orisinal yang bermanfaat buat warga Jakarta,” ujar Anies saat ditanya soal KJL di kediamannya di Jalan Lebak Bulus Dalam II, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (22/3/2017).

Lalu apa tanggapan Ahok?

Ahok akhirnya angkat bicara terkait dengan sindiran-sindiran yang dilontarkan oleh Anies-Sandiaga.

Ahok mengatakan program-program yang dia bawa selama masa kampanye Pilgub DKI adalah program yang sudah ia kerjakan selama menjadi kepala daerah di Jakarta. Bahkan Ahok juga menyindir apa yang sudah dia kerjakan selama ini dilakukan sebelum Anies-Sandiaga maju sebagai cagub-cawagub.

“Sekarang gue (saya) tanya, waktu gue (saya) kerjain itu semua dia sudah sebagai cagub apa belum. Kalau gitu, siapa yang jiplak siapa?” kata Ahok setelah menemui warga yang sakit di Koja, Jakarta Utara, Jumat (24/3/2017), seperti diberitakan Detikcom.

“Aku sudah kerjakan empat tahun,” ucapnya.

Baca juga: Ahok Berdialog dengan Warga Lansia di Depan Spanduk Anies-Sandi

Sementara mengenai pernyataan Sandiaga yang menyebutkan bahwa integrasi antara TransJakarta dengan angkot KWK adalah bagian OK Otrip, Ahok mengatakan bahwa pernyataan Sandiaga tersebut adalah fitnah. Menurut Ahok, integrasi yang dilakukan oleh TransJakarta dan KWK sudah diatur dalam undang-undang lalu lintas.

“Itu betul-betul mereka tuh fitnah, nggak punya program ya. Itu kan sesuai Undang-undang Lalu Lintas, bahwa kita mau integrasikan semua. Dan semua bus kecil dihilangkan jadi feeder (pengumpan) TransJakarta,” ujar Ahok.

Malahan, Ahok berbalik menyindir program OK Otrip milik Anies-Sandi. Ahok menyebut bahwa Undang-undang Lalu Lintas yang mengatur soal integrasi antar moda transportasi sudah ada jauh sebelum Anies memiliki keinginan untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta.

“Pas dia belum pengen jadi gubernur, Undang-undang itu sudah keluar di tahun 2012. Jadi siapa nyontek siapa,” sindir Ahok sambik tertawa.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: