Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Ini Kata Peneliti Soal Alasan Ular Piton Memangsa Manusia

Akbar ditemukan tewas ditelan ular piton

Akbar ditemukan tewas ditelan ular piton. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Kejadian tewasnya seorang petani kebun kelapa sawit, Akbar (25), warga Mamuju, Sulawesi Barat, tewas yang ditelan ular piton kini menjadi pembicaraan publik Tanah Air. Ular piton yang menelan Akbar itu memiliki panjang hingga 7 meter.

“Mungkin manusia menyerang ular sanca duluan. Ular hanya menyerang atau memangsa manusia kalau diganggu atau diserang,” kata peneliti reptil dari LIPI, Evi Ayu Arida, dalam perbincangan, Rabu (29/3/2017), seperti diberitakan Detikcom.

Ular piton biasanya memangsa tikus hutan dan terkadang burung sebagai makanannya. Usia ular tersebut tergolong lama, bisa mencapai 30 tahun.

Soal sarang ular piton, lanjut Evi, hanya yang betina yang bersarang. Sedangkan yang jantan biasanya memiliki tempat persembunyian.

“Biasanya di tempat-tempat yang dekat sungai kecil, bisa juga di celah-celah dinding gua yang ada air di dalamnya,” ujarnya.

“Saya pernah lihat di sungai di Pulau Enggano, dia di dalam air menunggu mangsanya,” tuturnya.

Soal apa yang bisa dilakukan ketika berhadapan atau bertemu ular agar tidak menjadi korban, Evi menjelaskan tentang anggapan awal manusia terhadap ular.

“Karena anggapan semua ular jahat, kaget, dan takut, orang berusaha menangkap untuk membunuh ular. Ketika itulah sebenarnya manusia mengganggu ular,” ucapnya.

Akbar merupakan warga Dusun Pangerang, Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah. Dia meninggalkan kediamannya untuk memanen sawit pada Minggu (26/3). Karena diketahui tidak pulang ke rumah, warga mencari Akbar dan menemukannya dalam keadaan tewas ditelan ular piton sehari kemudian.

Baca juga: Video dan Kronologi Petani Kebun Sawit Dimangsa Ular Piton di Mamuju

Polisi memastikan Akbar dalam kondisi tewas saat ditemukan. Jenazah korban sudah dievakuasi untuk dikembalikan kepada keluarga.

“Korban dipastikan tewas setelah sejumlah warga membelah perut ular dan menemukan jasad korban di dalamnya. Saat ini, korban telah dievakuasi warga ke rumah duka,” kata Mashura dalam keterangannya, Selasa (28/3).

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: