Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Kasus Penggelapan, Polda Metro Harapkan Sandiaga Besok Datang

Sandiaga Uno akan diperiksa Polda Metro besok

Sandiaga Uno akan diperiksa Polda Metro besok. (Kumparan.com)

Anekainfounik.net. Sandiaga Uno diharapkan memenuhi panggilan polisi untuk memberikan klarifikasi soal kasus dugaan penggelapan tanah. Sebelumnya, Sandi juga memastikan akan datang memenuhi panggilan polisi.

“Iya kami harapkan besok datang untuk diminta klarifikasi, pukul 13.30 WIB,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Argo Yuwono, Kamis (30/3/2017), seperti dilaporkan Detikcom.

Argo mengatakan klarifikasi dari Sandiaga sangat diperlukan untuk membuat terang peristiwa pidana tersebut. “Kalau diminta klarifikasi, tentunya diperlukan keterangannya biar jelas perkaranya seperti apa,” ucap Argo.

Sementara, Sandiaga memastikan akan memenuhi panggilan Mapolda Metro Jaya besok. Ia mengaku tidak memiliki persiapan khusus menjelang pemanggilan besok.

“Saya di-brief dua kali sama tim hukum. Saya serahkan ke tim hukum untuk memberikan keterangan pada pertanyaan yang berkenaan dengan materi hukum,” katanya.

Sebelumnya, Sandiaga dan rekannya, Andreas, dilaporkan oleh RR Fransiska (pengacara Djoni Hidajat) ke Polda Metro Jaya pada 8 Maret lalu. Keduanya dilaporkan atas tuduhan penggelapan tanah senilai Rp 8 miliar.

Pengacara Andreas, P Parulian, sebelumnya menyampaikan bahwa sertifikat tanah di kawasan Curug, Tangerang, milik PT Japirex. Sandiaga menjabat komisaris utama dan Andreas sebagai direktur di perusahaan tersebut.

Perusahaan tersebut kemudian dilikuidasi pada 1992. Direksi kemudian memutuskan menjual beberapa bidang tanah, termasuk tanah yang dipermasalahkan tersebut.

Sertifikat hak milik (SHM) tanah tersebut atas nama Djoni Hidayat. Parulian mengatakan nama Djoni saat itu memang dipinjam sebagai pemilik tanah agar status tanah bisa ditingkatkan menjadi SHM.

Menurut Parulian, Djoni diberi sejumlah uang sebagai kompensasi atas peminjaman namanya itu. Tapi Djoni mengklaim bahwa tanah itu miliknya dan tidak menerima uang dari direksi Japirex. Djoni juga merupakan direksi sekaligus tim likuidator perusahaan tersebut.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan

Berita Terbaru: Aneka Info Unik

Kami tidak dapat memuat data blog saat ini.

%d blogger menyukai ini: