Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Kronologi Hilangnya Putri Bos Rabbani Hingga Ditemukan

Lia Rosliana menunjukkan foto putrinya yang hilang

Lia Rosliana menunjukkan foto putrinya yang hilang. (Foto: Tribun Jabar)

Anekainfounik.net. Ica atau Nisa Mardhiyyah (18) anak bungsu pasangan Agus Nana dan Lia Rosliana sempat menghilang dari rumah dan akhirnya ditemukan di Ciamis. Bagaimana kronologi putri bungsu bos toko pakaian muslim Rabbani tersebut saat hilang hingga ditemukan?

Dilansir Detikcom, Ica diketahui pergi dari rumahnya yang beralamat di Komplek Ujungberung Indah Jalan Segar nomor 1 RW 11 Kota Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (5/4) pagi. Ica yang juga anak ibu kepala sekolah TK Permata Bunda Bandung ini pergi dengan membawa sepeda ayahnya dengan ciri ban besar.

Menurut Lia, awalnya dia berpikir bahwa anaknya keluar rumah hanya ingin melakukan olahraga. Tetapi, ketika tersadar karena terlalu lama dan tidak pulang, maka Lia mulai menyadari ada sesuatu yang ganjal Dia pun langsung mencari-cari keberadaan anaknya tersebut dan mencari sesuatu yang dapat menjadi klu atau informasi.

Berbagai upaya pencarian dilakukan pihak keluarga untuk mengetahui keberadaan siswi kelas 3 sekolah Citra Sarana Bahasa dan Informatika (CSBI) Bandung tersebut. Namun, tidak menemukan hasil.

Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB, ayah Ica sempat mendapat kabar dari putrinya melalui aplikasi perpesanan, Line. Pesan dari Ica, berupa alamat lokasi dan meminta ayahnya menjemput. Namun, saat ayahnya menelusuri ke lokasi yang dimaksud, keluarga tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Ica.

“Tiba-tiba pada pukul 20.00 Wib (Rabu) aplikasi Line dia aktif dan mengatakan ada di daerah Nagrog, Ujungberung. Kami pun langsung ke lokasi tapi ketika di sana tidak tampak Ica,” kata Lia, sang ibu.

Setelah 1×24 jam, tadi pagi, Kamis (6/4/2017), keluarga pun melaporkan terkait hilangnya Ica ke Polsek Ujungberung. Polisi turun dan melacak keberadaan Ica.

Keluarga kemudian sempat mendapat kabar jika ada yang melihat Ica di kawasan Malangbong. Sebelum waktu dzuhur tadi, ayahnya langsung menuju ke Malangbong.

“Tetapi ketika disisir di Malangbong, tidak ada,” kata Lia.

Keluarga kemudian mendapatkan kabar lagi dari masyarakat yang melihat Ica berada di daerah Gunung Cupu, Ciamis sekitar pukul 14.00 WIB. Dari Malangbong, ayah Ica pun kemudian menuju ke Ciamis.

“Ada yang nge-share lewat WA (aplikasi pesan Whatsapp) lihat Ica di Gunung Cupu, dikejarlah ke sana. Kebetulan ada pamannya Ica di Ciamis, oleh pamannya dibawa ke rumah bibi saya,” katanya.

Bagaimana kondisi Nisa setelah bersepeda puluhan kilometer?

“Kondisinya masih lemas. Tapi tadi sempat menelepon, Ica bilang dia baik-baik saja,” ujar Lia.

Pihak keluarga, sambung Lia, belum ada rencana lebih lanjut untuk membawa Ica ke mana setelah dari Ciamis.

“Belum ada rencana mau dibawa ke mana, terserah anaknya saja nanti, sekarang istirahat dulu saja. Yang pasti sudah tenang, sudah ada ayahnya di sana,” kata Lia.

Lalu apa motif Ica kabur dari rumah?

Sang ibu mengkhawatirkan Ica belajar agama yang agak menyimpang (keras) bersama kelompok tertentu. Sebab, kata Lia, Ica pernah mengatakan ingin hijrah.

“Pada pukul 03.00 Wib (Rabu, 5/4/2017) dia sempat di grup line keluarga menyebut ingin hijrah, lalu katakan bahwa fitnah sudah tersebar di mana-mana, maka jangan lupa membaca Alquran pagi dan sore. Intinya, kalimat-kalimat semacam itu melalui grup line, padahal ayahnya sedang tahajud,” ungkapnya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: