Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Gara-gara Harta Warisan, Andi Lala Tega Bantai Satu Keluarga di Medan

Tampang Andi Lala, DPO kasus pembunuhan Medan

Tampang Andi Lala, DPO kasus pembunuhan Medan. (Tribratanews.com)

Anekainfounik.net. Andi Lala (34) diburu polisi terkait pembunuhan 5 orang satu keluarga. Dalam penyelidikan, pria asal Lubuk Pakam, Deli Serdang ini, merupakan dalang aksi kriminal itu. Motif pembunuhan ini bukan sekedar perampokan. Masalah pembagian harta warisan semakin menguatkan latarbelakang kenapa tersangka Andi Lala begitu tega menghabisi satu keluaga yang masih memiliki ikatan darah dengannya.

Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumut Kombes Nufallah menyatakan, Andi Lala merencanakan merampok keluarga Riyanto (40), Jumat (7/4). Keesokan harinya, dia menyewa mobil dan berangkat bersama Roni (21) dan Andi Saputra (27) dari Lubuk Pakam ke Medan. Sesampai di lokasi, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Medan, Andi Lala memarkir kendaraan di gang.

“Andi Lala kemudian mengetuk pintu, yang kemudian dibuka korban (Riyanto). Dia masuk ke dalam, bercerita dengan korban, dan sempat minta air minum,” ujar Nurfallah. Andi Lala disebut-sebut memiliki hubungan keluarga dengan istri korban, Sri Ariyanti (40).

Tak berapa lama kemudian, Andi Lala ke luar menuju ke mobil. Ia mengambil parang dan kembali ke rumah itu lagi, kemudian membacok Riyanto.

“Mereka (Andi Lala dan Siyanto) sempat berkelahi, kemudian dia (Andi Lala) membacok korban. Kemudian muncul istrinya (Sri Ariyanti), terbangun, dibacok sama Andi Lala. Kemudian muncul mertuanya, dihantam lagi sama Andi Lala,” sambung Nurfallah.

Setelah itu, anak korban yang bernama Syifa, Gilang, dan Kinara dihantam oleh Roni. Namun Kinara berhasil merangkak menuju kolong tempat tidur. 5 Korban tewas adalah Riyanto (40), Sri Ariyanti (40), anak, Naya (13) dan Gilang (8), dan mertua Riyanto, Sumarni (60).

“Kinara ini dipukul, kemudian merangkak dan bersembunyi di bawah tempat tidur,” terangnya. Kinara selamat dan saat ini dirawat di RSUP Adam Malik Medan. Pembunuhan ini terungkap pada Minggu (10/4) setelah tetangga mengetahui rumah korban sepi.

Tersangka Roni dan Andi Saputra ditangkap, Rabu (12/4) kemarin. Sementara Andi Lala hingga saat ini masih buron.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: