Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Kronologi Kecelakaan Maut di Puncak Akibat Rem Bus Blong

Kecelakaan maut di Tanjakan Selarong, Puncak, Bogor

Kecelakaan maut di Tanjakan Selarong, Puncak, Bogor. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaraan terjadi di kawasan Tanjakan Selarong, Puncak, Bogor. Dilaporkan ada tiga orang meninggal dunia dan 3 lainnya mengalami luka berat. Pihak kepolisian sudah melakukan penanganan para korban. Evakuasi kendaraan juga dilakukan.

Satu unit buswisata HS Transport yang tengah melaju dari arah Puncak menuju Jakarta oleng ke jalur ke kanan dan menabrak kendaraan yang ada di depannya.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama yang ikut langsung melakukan evakuasi memberikan penjelasan kronologi kecelakaan yang terjadi pukul 17.30 WIB, Sabtu (22/4) itu, seperti diberitakan Kumparan.com.

– Pukul 17.30 WIB

Bus HS Transport yang dikemudikan Bambang Hernowo (51) bergerak dari arah Puncak menuju ke arah Gadog setiba di Tanjakan Selarong kendaraan hilang kendali. Bus mengalami rem blong.

Bus kemudian bergerak ke kanan jalan dan menabrak kendaraan Grand Livina nopol B 7401 NDY, lalu terus bergerak ke kanan dan menabrak kendaraan sepeda motor Honda Vario nopol B 4446 SBC, lalu menabrak kendaraan Daihatsu Ayla Nopol F 1423 NH, dan sepeda motor Yamaha Vixion.

Kendaraan terus bergerak ke kiri jalan menabrak kendaraan Toyota Avanza warna putih Nopol B 1818 EFB, yang bergerak searah dari arah puncak dan menabrak kendaraan Toyota Rush, lalu menabrak kendaraan Angkot Nopol F 1976 MP, dan Toyota Avanza warna Hitam Nopol F 1851 CD, dengan posisi terakhir di marka jalan ke arah Gadog.
Ada juga beberapa sepeda motor dan mobil yang hanya mengalami kerusakan ringan.

– Pukul 18.00 WIB

Petugas kepolisian sudah di lokasi. Bersama warga melakukan evakuasi korban luka berat dan meninggal dunia. Korban dibawa ke RSUD Ciawi dan RS Cibeureum.
Nama korban yang meninggal adalah Zaenudin (40), Oktariansyah (26) , Ina Septiana, Ihsan Padilah, Diana Simatupang, dan Dadang Sulaeman (45) yang juga Kepala Desa Citepu.
Ada beberapa penumpang yang mengalami luka ringan dan luka berat.
Sopir bus Bambang diperiksa polisi, diketahui tidak memiliki SIM dan membawa STNK.

– Pukul 20.00 WIB
Evakuasi kendaraan sudah berhasil dilakukan. Pihak kepolisian mengurai kemacetan.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: