Iklan
//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Cerita Anak Magang Soal Kesabaran Ahok Pangkas APBD 2016 Rp 4,5 T

Cerita Ismail Al Anshori soal kesabaran Ahok menyisir anggaran

Cerita Ismail Al Anshori soal kesabaran Ahok menyisir anggaran. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Ismail Al Anshori, staf Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang khusus menangani anggaran, menceritakan sosok Ahok saat awal dia masih magang di Pemprov DKI Jakarta.

Ismail menceritakan, Ahok adalah pemimpin yang penuh dengan kesabaran. Salah satu bukti hasil kesabarannya adalah memangkas anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2016 hingga Rp 4,5 triliun.

Saat itu, alumni Teknik Fisika angkatan 2003 ini adalah salah satu anak magang yang membantu Ahok menyisir anggaran tersebut. Menurut Ismail, mereka bekerja sejak pagi hingga tengah malam, bahkan dini hari selama 11 hari untuk ‘memelototi’ anggaran tersebut.

“Jadi coba kalau enggak sabar, mau enggak kerja sampai pukul 01.30 melototin anggaran?” ujar Ismail, Kamis (11/5/2017), seperti diberitakan Kompas.com.

Ahok, kata Ismail, adalah gubernur yang memerhatikan anggaran hingga hal-hal terkecil. Ismail mencontohkan, Ahok bahkan sampai memeriksa banyaknya alat tulis kerja (ATK) yang ada di dalam anggaran.

Hasil pemeriksaan Ahok, Ismail, dan anak magang lainnya menunjukkan banyak pegawai Pemprov DKI yang menuliskan ATK jauh melebihi estimasi yang dibutuhkan.

“Itu kan jadi duitnya enggak kepakai, jadinya penyerapan rendah. Kayak gitu-gitu dia (Ahok) sampai mau memeriksa itu. Kalau enggak sabar, ngapain sih gubernur sampe kayak gitu,” kata dia.

Dari hasi penyisiran itu pun ternyata banyak anggaran yang harus dipotong di masing-masing SKPD. Ismail mengungkapkan, total anggaran yang dipangkas ternyata mencapai Rp 4,5 triliun.

Menurut Ismail, bukti kesabaran lainnya, yaitu Ahok adalah pemimpin yang mau mengajari siapa pun. Saat mengajari orang lain, Ahok akan menjelaskan panjang kali lebar sampai orang yang diajari mengerti.

Selain itu, di mata Ismail, Ahok adalah sosok yang mau berargumen atau berdiskusi dengan orang lain.

“Dia mau berargumentasi sama orang, cuma kan orang karena ngelihatnya nadanya tinggi dan keras, seakan-akan otoriter, padahal menurut saya enggak,” ucap Ismail.

Menurut Ismail, Ahok adalah orang yang mau mendengarkan orang lain, tanpa terkecuali. Ismail bercerita, dalam rapat-rapat, Ahok seringkali mendengarkan PNS yang masih baru.

Ismail menceritakan, Ahok pun mau mendengarkan pendapatnya yang saat itu masih berstatus anak magang.

“Tentu semua keputusan harus dia yang ngambil, cuma kami bisa diskusi sama dia bebas. Kalau dia merasa ini masalah dan benar, dia lakukan. Kalau salah ya enggak dilakukan,” kata Ismail.

Berawal dari magang di tim anggaran, Ismail kemudian ditawari menjadi staf gubernur yang khusus menangani anggaran oleh Ahok.

Setelah itu, ia diminta untuk mengawal urusan lelang. Pada Rabu (10/5/2017) kemarin, Ismail pun menceritakan pengalamannya bekerja dengan Ahok untuk menyisir anggaran 2016 itu dalam akun Facebook-nya,

Ia menyebut Ahok adalah satu-satunya politisi yang memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada anak muda untuk menangani hal-hal strategis. Ia menilai Ahok adalah orang yang terbuka, jujur, dan apa adanya.

Berikut cerita lengkap Ismail

Staf Ahok lainnya, Sakti, juga mengunggah status kenangannya tentang Ahok. Lewat akun instagramnya @soakti13 dia menuliskan kebiasaan Ahok yang bekerja hingga malam.

“Senin malam kemarin sebelum pulang bapak tetap kerja membereskan berkas2 dimejanya tanpa berpikir soal hari selasa….. – sekalipun jadi lilin cahayamu tetap berarti,” tulisnya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: