Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Bantah Ayahnya Anti Etnis China, Ini Isi Curhat Putri Bungsu JK di Medsos

Chairani Kalla curhat di Instagram

Chairani Kalla curhat di Instagram

Anekainfounik.net. Belakangan ini Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) diserang informasi yang menyebutnya bermain dalam politisasi ayat, mayat dan agama di Pilgub DKI 2017. JK juga semakin diperbincangkan saat netizen memperbincangkan pernyataan bernada rasis, anti China saat menutup sidang tanwir Muhammadiyah di Ambon, Minggu (26/2/2017).

JK sendiri enggan menanggapi serius tudingan itu.

“Kita tak tahu juga dan tak peduli juga,” kata JK di rumah dinasnya, Jalan Diponegoro, Menteng Jakarta Pusat, Senin (15/5/2017).

Bagi JK, tudingan rasial dan tidak suka etnis tertentu, sangat tidak beralasan. Sebab dalam pergaulannya, etnis China adalah rekannya juga. Tidak rasialnya JK juga terlihat dari orang-orang di sekelilingnya. Beberapa orang dekat JK, juga berasal dari etnis China.

“Di Makassar itu China-China teman saya. Orang teman paling dekat saya China juga, itu Sofyan (Sofyan Wanandi, Staf Ahli Jusuf Kalla), ke mana-mana, pagi sore malam, sama saya semua,” kata JK.

Menganggap informasi itu bohong atau hoax, Chairani Kalla, putri bungsu JK pun turut buka suara dengan meluapkan curahan isi hatinya. Putri bungsu dari lima bersaudara ini juga aktif mengurus Rumah Sehat Kemang Medical Care (KMC) ini menuliskan pengalaman pribadinya dalam akun media sosial (medsos) miliknya, Facebook,Instagram dan Path usai merayakan sukuran ulang tahun JK ke-74, Senin (15/5) kemarin.

Berikut isi tulisan wanita kelahiran Makassar, 16 Oktober 1980 tersebut

Ini ayah saya, yang juga kebetulan Wakil Presiden RI. Orang yang saya paling banggakan di dunia ini. Mungkin sebagian orang yang membaca ini akan berfikir “Ya jelaslah dibanggakan, ya namanya juga ayah sendiri”.

Ayah saya adalah sosok pemberani. Ia dikenal sebagai pejabat yang tidak takut pada siapapun. Bahkan sebagian orang menganggapnya terlalu berani dalam bertindak atau berucap. Makanya banyak juga yang tidak suka dengannya karena sikap terlalu beraninya itu. Beliau tidak suka berbasa basi, dan tidak suka pencitraan. Apapun yang menurutnya benar untuk kepentingan negara ini, akan disampaikannya ke publik, tanpa takut akan ada segelintir golongan yang tidak suka kepadanya.

Kalimat-kalimat yang pernah diucapkannya sering dipelintir orang yang tidak menyukainya. Contohnya saat ini Ia sedang banyak diserang oleh fitnah mengenai dirinya yang katanya tidak toleransi terhadap umat beragama. Baru-baru ini yang paling parah adalah ada yang memfitnah dirinya semasa muda pernah membakar gereja.

Astagfirullah, kenapa ada sekelompok orang yang tega membuat membuat berita seperti itu? Justru yang paling menempel di ingatan saya adalah sewaktu timbul kerusuhan pembantaian kaum Tionghoa di Makassar tahun 1997. Ayah saya mempersilahkan rumah kami di Makassar dijadikan tempat persembunyian para tetangga kami yang kebetulan mayoritas orang Tionghoa. Saya saksinya ketika tetangga kami diam-diam masuk bersembunyi di rumah kami karena ketakutan akan diganyang masyarakat.

Beberapa kali saya meminta ayah saya mengklarifikasi fitnah-fitnah yang menerpanya. Karena tidak sedikit yang berani menjapri atau me-mention saya di sosial media yang isinya mencaci maki ayah saya. Tapi Ia cuman tersenyum “Buat apa? Tidak usah lagi kau baca berita-berita palsu itu” katanya. “Alhamdulillah kalau kita difitnah, berarti orang-orang yang memfitnah itu sedang menanam ladang pahala untuk kita panen di akhirat nanti”.

Oh iya, betul juga ya. Alhamdulillah. Terima kasih untuk para pemfitnah dan penyebar hoax atas transferan pahalanya untuk ayah saya.

Barakallahu fii umurik Papa, orang yang saya banggakan di dunia ini ❤️

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: