Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Kirim SMS Ancam Bom Masjid Istiqlal, Satpam Ditangkap Polisi

Iyus Rusmana, pengancam bom Masjid Istiqlal

Iyus Rusmana, pengancam bom Masjid Istiqlal. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Jakarta – Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap pelaku pengancaman bom di Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Pelaku bernama Iyus Rusmana (43) ditangkap di sebuah apartemen di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

“Yang bersangkutan bekerja sebagai satpam di apartemen The Peak Residence Sudirman, Setiabudi. Dia kami tangkap di tempat kerjanya di situ,” ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Rudy Heriyanto Adi Nugroho, Senin (29/5/2017), dilansir Detikcom.

Rudy mengatakan, Iyus ditangkap karena mengirimkan SMS ancaman bom ke pengurus Masjid Istiqlal pada Sabtu (27/5). Dalam SMS tersebut, Iyus menyatakan akan meledakkan bom di Masjid Istiqlal.

“Pada malam itu juga kita sterilisasi Masjid Istiqlal untuk mengecek kebenarannya,” ujar Rudy.

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, setelah mendapat laporan dari pengurus Masjid Istiqlal, pihaknya kemudian mengerahkan tim Gegana ke lokasi. Hasil penyisiran di lokasi, polisi tidak menemukan adanya bom.

“Kemudian kita lakukan penyelidikan terhadap si pengirim dan diketahui pelaku ada di Apartemen The Peak dan langsung kita amankan,” ujar Hendy.

Hendy mengatakan, tersangka ditangkap di apartemen dan mengakui perbuatannya. Sebelum menangkap tersangka, polisi mengamankan istrinya yang berada di Garut, Jawa Barat.

Kos-kosan Iyus Rusmana digeledah polisi berkaitan dengan ancamannya yang akan meledakkan Masjid Istiqlal. Hasilnya, tidak ditemukan bahan peledak apa pun.

“Yang pasti tidak ada bahan peledak, tapi ada beberapa barang yang diamankan, kita tidak bisa mengatakannya sekarang,” ujar Hendy.

Iyus dijerat dengan Undang-undang Terorisme atas perbuatannya tersebut.

“Yang bersangkutan dijerat dengan Pasal 6 UU No 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Selasa (30/5/2017).

Meski ancaman tersebut tidak terbukti, namun menurut Argo, tindakan pelaku telah menimbulkan teror. “Tersangka telah menimbulkan keresahan di masyarakat,” ucapnya.

Argo menyebut tindakan tegas itu menjadi pembelajaran bagi yang lainnya. “Agar masyarakat tidak main-main, tidak iseng-iseng mengirimkan teror,” ungkapnya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: