Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Tak Tindak Pelaku Persekusi, Kapolresta Solok Dicopot Kapolri

AKBP Susmelawati Rosya dicopot dari jabatan Kapolsek Solok

AKBP Susmelawati Rosya dicopot dari jabatan Kapolsek Solok. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mencopot Kapolres Solok AKBP Susmelawati Rosya dari jabatannya. Pencopotan tercatat dalam telegram rahasia Kapolri Nomor ST/1408/VI/2017 yang dikeluarkan dan ditandatangani Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polri Irjen (Pol) Arief Sulistiyanto, Jumat (2/6/2017).

Ada sebanyak 80 perwira menengah (pamen) dan 29 perwira tinggi (pati)-nya, Jumat, 2 Juni 2017 yang mengalami mutasi. Di antara 80 pamen yang dimutasi jabatan, terdapat nama AKBP Susmelawati Rosya, polwan yang memimpin Polres Kota Solok. AKBP Susmelawati dipindah sebagai Kabagwatpers Biro SDM Polda Sumbar.

Jabatan sebagai Kapolres Solok yang baru diberikan kepada Kepala Unit II Subdirektorat IV Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri AKBP Dony Setiawan.

Sebagai kepala unit, Dony dikenal sebagai Ketua Tim Narcotics Investigation Center (NIC), sebuah tim pemukul bandar narkotika di Bareskrim Polri.

Kota Solok belakangan menjadi sorotan media massa usai terjadi persekusi yang dilakukan massa Front Pembela Islam (FPI) terhadap seorang dokter bernama Fiera Lovita. Dokter tersebut diintimidasi usai menulis status di akun Facebooknya, yang berisi pendapat mengenai Imam Besar FPI Habib Rizieq.

Mulanya dokter Fiera Lovita, yang diundang Polresta Solok untuk konferensi pers, tak bercerita secara gamblang mendapat intimidasi. Namun kepada YLBHI, dokter tersebut kemudian menceritakan secara gamblang perlakuan tidak menyenangkan yang didapatnya.

Menanggapi peristiwa persekusi ini, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menegaskan sudah beberapa kali menegur Kapolda Sumatera Barat, Irjen Fakhrizal untuk melindungi warganya dari tindak persekusi. Tito menambahkan, jika Kaporesta Solok tak mempu menghadapi sekelompok massa yang melakukan persekusi, maka dia tak segan mencopot kapolres.

“Di Solok, saya beberapa kali menegur kapolda-nya untuk melindungi warganya dari persekusi. Kalau saya nilai kapolres di Solok lemah, ya saya ganti dengan yang berani dan tegas,” ujar Tito setelah berbuka puasa bersama di kediaman Ketua MPR Zulkifli Hasan, kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, kemarin.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: