Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Polisi Pulangkan Santri Pasuruan Penghina Presiden dan Kapolri di FB

Burhanudin di Polda Jatim

Burhanudin di Polda Jatim.; (Viva.co.id)

Anekainfounik.net. Setelah diamankan Polda Jawa Timur, Burhanudin (21), santri Pondok pesantren di Pasuruan, dibebaskan. Pemilik akun Facebook bernama , ‘Elluek Ngangenie’ tersebut sudah dipulangkan ke rumahnya setelah menjalani pemeriksaan intensif.

“Saya diantar pulang jam satu malam (pukul 01.00 dini hari),” kata Burhanudin di rumahnya, Desa Mangguna, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (10/6/2017).

Meski masih tampak trauma, Burhanudin memenuhi permintaan wawancara wartawan ditemani kerabat dan sejumlah temannya. Ia mengaku mendapat perlakuan yang baik dari polisi selama pemeriksaan.

Burhanudin mengaku diberikan pembekalan oleh polisi agar tak mengulangi perbuatannya lagi dan lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

“Polisi baik memperlakukan saya. Saya dikasih pembekalan dan arahan,” ujarnya Burhanudin yang tak bisa menyembunyikan rasa traumanya.

Polda Jatim sendiri sudah menetapkan Burhanudin sebagai tersangka penyebar ujaran kebencian. Ia dipulangkan setelah dijemput pada Kamis (8/6) siang. Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, ia dipulangkan ke rumah orang tuanya.

Saya harus wajib lapor,” terangnya.

Sebelumnya Polda Jatim mengamankan Burhanudin kerena menghina Presiden Jokowi, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, serta pejabat polisi lainnya, dengan gambar yang tak sepantasnya diunggah di akun facebook-nya. Ia mengunggah meme-meme atau gambar-gambar dan berisikan tulisan-tulisan yang bernada menghina, dalam beberapa waktu terakhir ini di akun facebook miliknya.

“Tersangka diamankan karena diduga menyebarkan kebencian terhadap pejabat negara Indonesia dan beberapa pejabat di Kepolisian Republik Indonesia,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera, Jumat (9/6/2017).

Pada data yang terpampang di dinding akun ‘Elluek Ngangenie’ secara berurutan dapat diketahui :

1. 2 Juni pukul 11.02 pm, meme Kapolri, Kapolda Metro Jaya dan Kabid Humas Polda Metro Jaya dinilai merupakan pengupload chat fitnah mesum Habib Rizieq syihab;
2. 3 Juni pukul 4.50 pm, meme Presiden Jokowi, diantaranya bertuliskan “wajahmu memang PEMBOHONG & PENCITRAAN”;
3. 4 Juni pukul 7.51, meme Presiden Jokowi, bertuliskan “SETUJUKAH ANDA SAYA TURUN DARI KURSI ke PRESIDEN an ?”;
4. 5 Juni pukul 9.13 pm, meme menyebut Presiden Jokowi bodoh;
5. 6 Juni pukul 6.59 pm, meme Presiden Jokowi, semacam mendoakan mati disetrum;
6. 6 Juni pukul 11.59 pm, meme Presiden Jokowi sedang berada diantara tumpukan ban dan digambarkan seolah sedang menambal ban dalam;
7. Serta pada 8 Juni pukul 7.30 am, meme menyebut Presiden tidak berguna

Burhan mengutarakan permohonan maafnya pada semua pihak yang merasa dirugikan dalam unggahannya tersebut.

“Saya sangat menyesal, terutama untuk Pak Presiden. Saya tak punya niat menghina. Itu (meme) bukan saya yang buat, tapi hanya menyebarkan. Saya nggak bisa ngedit gambar-gambar seperti itu,” kata Burhan di rumahnya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: