Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Begini Pengakuan Rachel Pacar Kapten Perampokan Daan Mogot

Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan saat berbincang dengan Rachel

Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan saat berbincang dengan Rachel. (Tempo.co)

Anekainfounik.net. Tim Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya menembak mati Safril atau SFL kapten sekaligus eksekutor penembakan Davidson Tantono (31) di SPBU Jl Raya Daan Mogot, Cengkareng, Jakbar. Seorang wanita bernama Rachel atau RCL yang merupakan pacar kapten juga ikut ditangkap polisi.

Ia tidak pernah menyangka keterlibatannya dalam menyewa apartemen untuk komplotannya bisa berujung penjara.

“Saya tidak tahu kenapa bisa sebodoh itu. Saya tidak tahu risikonya akan seperti ini,” ujar Rachel di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (21/6/2017), dilansir Detikcom.

Rachel mengaku disuruh oleh Safril, yang merupakan kapten atau pimpinan komplotan. Rachel adalah kekasih gelap Safril.

“Sebenarnya nih ya Pak, jujur saja, aku disuruh sama dia (Safril) untuk menyewa apartemen, tapi atas nama saya (penyewanya),” ungkap wanita berambut pirang itu.

Rachel mengatakan Safril memintanya menyewakan apartemen di Jakarta Timur. Karena Safril tidak memiliki KTP DKI Jakarta, Rachel-lah yang menyewakan apartemen tersebut.

“Karena dia nggak bisa sewa karena harus yang berdomisili di Jakarta,” ujar perempuan kelahiran Jakarta, 28 Oktober 1975 itu.

Rachel mengenal Safril saat bekerja sebagai lady companion (LC) di sebuah tempat karaoke di kawasan Jakarta Timur. “Saya kerja di karaoke di Grand Menteng, (sebagai) LC,” ucapnya.

Rachel berprofesi sebagai LC Karaoke

Rachel berprofesi sebagai LC Karaoke. (Istimewa)

Rachel mengaku tidak mendapat bagian dari hasil kejahatan tersebut. “Saya tidak dapat uang, tapi dia taruh (uang) di dompet saya untuk masak dan peralatan mandi,” tuturnya.

Rachel ditangkap bersama Safril dan NZR di rumah milik teman Rachel di Banyuwangi, Jawa Timur. Mereka ditangkap saat hendak kabur ke Bali.

“Ke Banyuwangi. Pertama, menolak, tapi saya dipaksa dan dia mengancam suruh ikut, katanya jangan mau enaknya doang,” tuturnya.

Total tersangka yang sudah ditangkap tim gabungan Subdit Resmob dan Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan AKBP Aris Supriyono dan AKBP Antonius Agus saat ini berjumlah 7 orang. Sementara, 4 orang lainnya masih dalam pengejaran polisi.

Kasus perampokan di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, terjadi pada 9 Juni 2017. Perampokan itu menewaskan Davidson Tantono karena ditembak pelaku yang juga membawa lari uang tunai sekitar Rp 350 juta.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: