Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Sugiarti Bantah Teror Dafi dan Julianto dengan Order Fiktif Go-Food

Juliarti alias Arti yang disebut pelaku teror fiktif Go-Food

Juliarti alias Arti yang disebut pelaku teror fiktif Go-Food. (Detikcom)

Anekainfounik.net. Julianto Sudrajat, warga Matraman dan Ahmad Maulana alias Dafi pasukan oranye Kebon Kacang, menyebut nama Arti sebagai dalang teror order Go-Food fiktif. Tapi wanita yang diketahui bernama Sugiarti itu membantah tudingan Dafi dan Julianto.

Saat ditemui di rumahnya di Kayu Manis, Jakarta Timur, Sabtu (8/7/2017), didampingi ayah dan ibunya, Arti membantah segala tudingan 2 orang tersebut.

“Kalau yang itu (order fiktif) enggak. Itu atas nama siapa? Kalau aku ke mana-mana pasti pake akun aku pakai Nama arti atau nomorku. Nomorku juga Indosat sama tri saja, mau di manapun aku selalu pake nama asli. Di FB, email, IG, semua pakai nama arti,” ujar Arti, seperti diberitakan Detikcom.

Arti mengaku mengenal Dafi di tempat kerjanya di salah satu apotek di Kemayoran, Juni 2017. Sedangkan dengan Julianto, Arti kenal lewat Facebook, Desember 2016.

“Kenal Dafi di apotek di Kemayoran. Tak lama minta jadian, seminggu ada teman datang. Dia itu minta nomor HP tamu saya si Yenni. Terus tiba-tiba WA-ku diblokir (karena nomor Yenni) enggak dikasih, (Dafi) ngambek. Tiga hari lagi, dia WA lagi, minta nomor WA si Yenni,” ucapnya.

Bahkan Arti menuding balik Dafi. Arti menjelaskan, Dafi yang sempat meminjam uang miliknya tapi uang itu tidak dikembalikan.

“Dia juga sempat pinjam uang Rp 300 ribu. Tadinya (dia mau pinjam) Rp 700 ribu buat bayar utang ibunya di bank keliling. Aku bilang Rp 700 ribu enggak ada, aku kan bantu keponakan, Adanya Rp 200 ribu,” ujar Arti.

Nama Arti muncul ketika Julianto dan Dafi menuding Arti adalah dalang di balik teror ini. Bahkan, ayah Julianto, Andi Hermanto menyebut nama Arti. Andi pun menunjukkan percakapan dengan Arti via SMS di ponselnya. Saat dikonfirmasi, Dafi dan Julianto membenarkan sosok Arti yang dimaksud adalah orang yang sama.

Kasus order fiktif ini kini menjadi bahan pembicaraan di media sosial seperti yang dibagikan akun Facebook di bawah ini.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: