Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Said Aqil: Perppu Pembubaran Ormas Radikal Sudah Ditandatangani Jokowi

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj. (Tribunnews.com)

Anekainfounik.net. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU) Said Aqil Siroj mengatakan peraturan tentang pembubaran ormas radikal sudah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pemerintah akan mengumumkan soal peraturan tersebut pada Rabu (12/7) besok.

“Pembubaran ormas radikal insyaallah besok. Ini langsung ditandatangani akan diumumkan,” kata Said Aqil di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/7/2017).

Said Aqil mengatakan peraturan tersebut akan berbentuk peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu).

“Iya, perppunya sudah ditandatangani Presiden. Besok akan dibacakan,” katanya.

Meski demikian, Said mengaku belum tahu apakah besok juga akan disebutkan juga nama-nama ormas yang akan dibubarkan pemerintah tersebut.

“Saya nggak nanya (apa saja ormasnya). Kalau kurang, saya usul lagi nanti,” katanya.

Sebelumnya, juru bicara Presiden Johan Budi SP mengaku sudah mengkonfirmasi perppu tersebut ke Presiden. Rencananya, terkait dengan pembubaran ormas itu akan disampaikan langsung nanti oleh Menko Polhukam Wiranto.

“Ya barusan saya tanya ke Presiden. Soal perppu ormas itu nah jawaban Presiden tadi, kemungkinan besok akan disampaikan Pak Menko Polhukam,” kata Johan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, hari ini.

Johan belum bisa memastikan apakah perppu tersebut sudah diteken oleh Presiden Jokowi atau belum. Namun dia bisa memastikan perppu tersebut akan diumumkan pada Rabu (12/7) besok.

“Besok itu tadi saya tanya ke Presiden, perppu sudah ada di tangan beliau, Presiden maksudnya, dan ditugaskan ke Menko Polhukam untuk mengumumkan besok. Nah, kapan tanda tangannya, ya itu,” katanya.

Sementara, DPR siap menerima perppu itu saat nanti sudah dikirimkan.

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan nantinya, setelah perppu diterima oleh DPR, mereka akan membahas terkait isi dari perppu tersebut dalam satu kali masa sidang. Pembahasan tersebut untuk menentukan apakah diterima atau tidak perppu pembubaran ormas radikal itu.

“Mungkin dibacakan dulu, baru disampaikan ke DPR. Setelah itu dibahas di DPR. Kan perppu itu nanti harus dibahas dalam satu kali masa sidang paling lama untuk menentukan diterima atau ditolak,” kata Agus di gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta Pusat.

Agus belum mengetahui isi perppu tersebut. Politikus Partai Demokrat tersebut menunggu masuknya perppu ke DPR untuk berkomentar lebih lanjut.

“Kita tunggu saja dulu, kita liat perppu-nya seperti apa, bunyinya seperti apa. Selain itu, perppu harus sampai ke DPR dulu baru kita bisa bahas,” ujar Agus

“Kalau kita sekarang ini belum ada barangnya, masak kita mau omongin,” lanjutnya.

Iklan

Diskusi

One thought on “Said Aqil: Perppu Pembubaran Ormas Radikal Sudah Ditandatangani Jokowi

  1. Tidak ada yang lebih penting dari keutuhan NKRI. Yang radikal tumpas hingga ke akar akar nya tanpa pandang siapa pun itu. Baik bergerak di bidang agama atau apa pun itu bubarkan jika mengganggu ketertiban umum. Namun jangan hanya pembubaran yang penting tetapi lebih penting adalah pembentukan ormas itu harus lebih di perketat, kontrol pemerintah dalam kriteria suatu ormas yang ingin berdiri itu lebih dikuatkan agar tidak terjadi ormas yang di bubarkan malah berubah wujud lalu dengan mudah berdiri dan tetap berkembang di bumi NKRI.

    Posted by Marianto | Juli 12, 2017, 1:30 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: