Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Polisi: Penahanan Hidayat Tak Terkait Laporan terhadap Kaesang

Muhammad Hidayat ditahan Polda Metro Jaya

Muhammad Hidayat ditahan Polda Metro Jaya. (Kompas.com)

Anekainfounik.net. Pihak kepolisian membantah anggapan yang menilai penahanan Muhammad Hidayat terkait pelaporannya terhadap putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep beberapa waktu lalu.

Hidayat adalah tersangka ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan. Ia mulai ditahan sejak Sabtu (15/7/2017) sekitar pukul 10.00.

“Ini tidak ada kaitannya ya. Ini kan laporannya sudah duluan. Waktu unjuk rasa November 2016,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Sabtu siang.

Hidayat dikenal sebagai orang yang sempat melaporkan Kaesang atas video diunggahnya ke Youtube. Hidayat menuding Kaesang telah melalukan penistaan agama melalui video tersebut.

Kasus ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Kapolda Metro Jaya yang disangkakan terhadap Hidayat sudah bergulir sejak November.

Ia ditangkap di Bekasi pada 15 November 2016. Hidayat ditangkap karena telah mentransmisikan video saat Kapolda Metro berdialog dengan massa pengunjuk rasa aksi 411 di depan Istana Negara pada 4 November 2016.

Ia dituding mencemarkan atau menghina terkait dengan pernyataan Kapolda yang diedit. Videonya diberi judul, “Terungkap Kapolda Metro Jaya Provokasi Massa FPI agar serang massa HMI. Ini Buktinya.”

Saat awal ditetapkan sebagai tersangka, Hidayat sempat ditahan. Namun kemudian ditangguhkan karena alasan kesehatan.

Selama penagguhan penahanan, polisi sempat melengkapi berkas kasus Hidayat dan mengirimkannya ke kejaksaan. Namun kejaksaan menyatakan berkas kasus tidak lengkap (P-19). Kasus itu kemudian mengendap. Sampai akhirnya Hidayat muncul kembali sebagai pelapor Kaesang.

Polisi tidak menindaklanjuti laporan Hidayat terhadap Kaesang. Karena menilai tak ada unsur pidana yang ditemukan dalam video yang diunggah Kaesang.

Namun, polisi justru kembali memanggil Hidayat untuk pemeriksaan lanjutan kasus ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Kapolda Metro Jaya pada Jumat (14/7/2017).

Menutut Argo, pemeriksaan Hidayat dilakukan untuk melengkapi berkas yang sebelumnya dinyatakan tidak lengkap.

“Jadi pemeriksaan ini untuk melengkapi petunjuk P-19 kejaksaan. Ada beberapa poin yang harus kita tanyakan,” ujar Argo.

Hidayat kembali ditahan setelah diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Jumat (14/7) malam. Penahanan juga dilakukan mengingat Hidayat kurang kooperatif selama pemeriksaan.

“Jadi ini ada kegiatan (Hidayat) yang tidak kooperatif. Sampai kita menunggu beberapa jam, kita tanya, kita rayu, kita periksa tetap tidak mau. Akhirnya karena kewenangan kita 1×24 jam, tadi malam jam sepuluh malam, penyidik mengeluarkan surat perintah penahanan lanjutan,” tutur Argo.

Adapun pemeriksaan Hidayat pada Jumat (14/7) kemarin merupakan pemeriksaan tambahan setelah berkasnya dikembalikan kepada penyidik (P19). Namun, selama pemeriksaan, Hidayat dinilai kurang kooperatif.

“Saat penyidik akan melakukan pemeriksaan, yang bersangkutan berdalih menunggu pengacara. Sampai sore pengacara tidak hadir, polisi kewajibannya sediakan pengacara, tapi yang bersangkutan tidak mau disiapkan pengacara oleh polisi,” katanya.

Meski sampai akhir penyidik mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepadanya, Hidayat tetap bungkam. Polisi kemudian membuat berita acara penolakan.

“Dan di berita acara itu juga yang bersangkutan nggak mau tanda tangan, nggak masalah. Jadi pemeriksaan ini untuk melengkapi petunjuk P19 (oleh) jaksa. Ada beberapa poin yang harus kita tanyakan,” tutur Argo.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: