Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Video Detik-detik Wanita Kakak Beradik Loncat dari Apartemen Gateway

Penampakan 2 wanita yang bunuh diri di Apartemen Gateway Bandung

Penampakan 2 wanita yang bunuh diri di Apartemen Gateway Bandung. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Bandung – Elviana Parubak (34) dan Eva Septiany Parubak (28) tewas seketika setelah diduga bunuh diri dengan cara meloncat dari lantai 5A Apartemen Gateway Bandung. Keduanya merupakan adik kakak.

Peristiwa itu berlangsung pada Senin (24/7/2017) sekitar pukul 17.00 WIB. Elviana lebih dulu meloncat kemudian beberapa saat berselang disusul Eva dari ketinggian Apartemen Gateway yang diperkirakan 20 meter.

“Keduanya tewas di lokasi. Kebetulan mereka kakak beradik,” kata Kapolsek Cibeunying Kidul, Anton Purwontoro di Apartemen Gateway, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung.

Dia menjelaskan keduanya tinggal bersama salah seorang keponakannya di Apartemen Gateway sejak tahun 2015. Saat kejadian, sambung dia, hanya ada para korban dengan pintu kamar dikunci dari dalam.

“Kebetulan keponakannya sedang bersekolah. Dia hanya berdua di kamar saat kejadian. Kamarnya terkunci saat petugas memeriksa kamarnya,” ungkap dia.

Dia mengatakan berdasarkan keterangan kakak kedua korban, Rionald Parubak (39), keduanya tidak bekerja. Sehari-hari hanya tinggal dan mengurus keponakannya yang masih bersekolah.

“Mereka tidak bekerja. Orang Makassar, kebetulan tinggal di sini sama keponakannya,” kata Anton.

Keduanya diduga kuat mengalami depresi berkepanjangan. Depresi yang dialami kedua korban juga diketahui oleh salah satu saksi mata bernama Imas (44).

Menurut dia, kedua korban pernah datang ke laundri miliknya di lantai dasar Apartemen Gateway dengan sikap yang ganjil.

“Empat hari ke belakang yang kakaknya datang ke sini curhat macam-macam. Memang kelihatan kayak orang lagi depresi,” katanya.

Jasad kedua korban saat ini dibawa ke RS Polri Sartika Asih untuk dilakukan visum.

Berikut videonya.

Gangguan Jiwa

Berdasarkan keterangan keluarga korban, Rionald Parubak (39), kedua adiknya itu mengalami gangguan psikis sejak 8 tahun terakhir. Kondisi itu berlangsung setelah ibu keduanya meninggal dua.

“Mulai mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2006 pada saat ibu kandungnya meninggal dunia,” kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo via pesan singkat, Senin (24/7/2017) malam.

Ia menuturkan kedua korban juga pernah menjalani rehabilitasi kejiwaan di Yayasan Penuai Indonesia di Bogor, Jawa Barat, pada tahun 2006 silam.

“Keterangan dari kakak korban, pernah rehabiltasi di panti rehab,” jelas dia.

Kapolsek Cibeunying Kidul, Anton Purwantoro menuturkan keduanya tinggal di Apartemen Gateway Bandung sejak tahun 2015. Keduanya tinggal bersama seorang keponakannya, Joe Caesar Yudistira.

“Keterangan dari manajemen apartemen, tinggal di sini sejak tahun 2015. Nah, tinggal sama keponakannya, tapi sedang sekolah saat kejadian,” kata Anton.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: