Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Cinta Ditolak Jadi Motif Sugiarti Lakukan Teror Order Fiktif Go Food

Sugiarti, pelaku teror fiktif Go Food

Sugiarti, pelaku teror fiktif Go Food. (Kumparan.com)

Anekainfounik.net. Polisi menyebut kasus order fiktif Go Food yang dialamatkan ke Julianto Sudrajat diduga bermotif asmara. Sebab, tersangka Sugiarti alias Arti mengaku melakukan hal tersebut lantaran merasa sakit hati kepada Julianto karena cintanya ditolak.

“Alasan melakukan order fiktif yaitu dikarenakan merasa disakiti oleh Julianto,” kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo, Senin (31/7/2017).

Andry Wibowo mengatakan antara Sugiarti dengan Julianto sebelumnya ada komunikasi lewat Facebook. Setelah itu, mereka bertemu atau kopi darat.

“Motifnya itu kan Facebook itu ya, terus, janijan di darat, Ternyata di darat nggak sesuai fotonya Sugiarti,” kata Andry.

Andry menjelaskan Sugiarti mengaku mempunyai keinginan agar Julianto menikahinya. Namun permintaan tersebut ditolak oleh Julianto. Karena sakit hati, Sugiarti melakukan perbuatan pencemaran nama baik yang ditujukan kepada Julianto di media sosial.

“Melakukan pencemaran nama baik di media sosial dengan maksud bahwa Sugiarti merasa sakit hati, dia ingin Julianto menikahinya serta agar Julianto dipecat dari pekerjaannya,” jelas Andry.

Baca juga: Sugiarti dan 2 Keponakannya Jadi Tersangka Order Fiktif Go Food

Sebelumnya polisi telah menetapkan Sugiarti sebagai tersangka dalam kasus ini. Sugiarti mengaku dibantu oleh kedua keponakannya yang bernama Fransiska Hawa dan Rivaldi.

Dalam kasus ini, tersangka Sugiarti belum ditahan. Polisi juga terus mendalami motif kasus tersebut.

“Kita nanti akan dilakukan pemanggilan kedua untuk mendalami motif,” ucap Andry.

Sebelum ditetapkan polisi sebagai tersangka, nama Arti muncul setelah disebut oleh dua orang korban order fiktif Go Food yaitu Julianto Sudrajat dan Dafi. Keduanya juga pernah bicara soal hubungan asmara dengan pengorder.

Julianto Sudrajat merupakan seorang karyawan bank Danamon di kawasan Matraman, Jakarta Timur. Sementara Dafi seorang petugas Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

Julianto dan Dafi sama-sama berkenalan dengan Arti lewat media sosial Facebook. Mereka berkomunikasi lewat media sosial atau pun aplikasi perpesanan lainnya sebelum akhirnya kopi darat.

Baik Julianto maupun Dafi sama-sama berasumsi bahwa ada motif asmara di balik ‘teror’ pesanan Go Food yang dialamatkan ke mereka. Keduanya pernah dimintai salinan KTP oleh Arti yang pada awalnya entah untuk apa.

“Setelah saya mengirimkan foto KTP, dia lalu mau datang ke rumah orang tua saya,” kata Julianto di rumahnya di Matraman, Jakarta Timur, Jumat (7/7/2017) malam.

Seorang teman yang bersama Julianto kemudian bercerita tentang Arti yang kemudian mengunggah KTP Julianto ke media sosial dan menudingnya sebagai penipu. Bahkan Julianto disebut oleh Arti telah kabur dan menghamilinya.

Di sisi lain, Dafi alias Ahmad Maulana (28) juga mengalami hal serupa. Salinan KTP-nya diminta oleh Arti yang kemudian disebar lewat media sosial Instagram dan menyebutnya sebagai penipu.
k
Dafi bercerita, dia sempat berhubungan dengan wanita warga Kayu Manis, Jakarta Timur, itu. Pertemuan itu terjadi pada awal Juni 2017.

Namun asmara mereka berdua tak berjalan lama. Bermodal kenalan dari Facebook, Dafi mengaku kecewa karena penampilan Arti yang asli beda dengan foto di FB.

“Awalnya (kenalan) lewat FB, awalnya kenalan gini-gini. saya samperin ke rumahnya, ternyata lain dengan di fotonya, ya sudah saya tolak saja cintanya,” ucap Dafi saat ditemui di Kantor PPSU Tanah Abang, Jl KH Mas Mansyur, Jakpus, Sabtu (8/7).

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: