Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Tora Sudiro Ditangkap Karena Gunakan Dumolid Tanpa Resep Dokter

Tora Sudiro dan istrinya, Mieke Amalia diperiksa polisi

Tora Sudiro dan istrinya, Mieke Amalia diperiksa polisi. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Setelah kasus narkoba menjerat artis Ridho Rhoma, Pretty Asmara, dan artis-artis lainnya, Kamis (3/8), pasangan artis Tora Sudiro dan Mieke Amalia ditangkap Petugas Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan atas dugaan kepemilikan psikotropika golongan 4 jenis dumolid sebanyak 30 butir di rumahnya di Bali View, Cireundeu, Tangerang Selatan, Kamis (3/8/2017), pukul 10.00 WIB.

“(Dumolid) itu termasuk psikotropika golongan IV, nama (obat) generiknya nitrazepam,” jelas Kabag Humas BNN, AKBP Sulistyan Driatmoko, Kamis, seperti diberitakan CNN Indonesia.

Sebenarnya dumolid bukanlah jenis obat-obatan baru. Dumolid merupakan obat yang telah lama digunakan sebagai pengobatan medis.

Seseorang bisa saja menggunakan dumolid asalkan yang bersangkutan mendapat izin atau resep dari dokter.

“Boleh memiliki dumolitd yang penting dia bisa menunjukkan bukti diberikan oleh dokter. Kalau dia beli di apotek ya ada resep dokter menjelaskan yang bersangkutan butuh obat dengan dumolid,” kata Sulistyan.

Namun saat ditanya apakah pengguna bisa menyimpan hingga 30 butir, Sulis menyatakan bahwa hal itu bisa saja asalkan direkomendasikan oleh dokter.

“Jadi batasannya memang yang menentukan adalah dokter berapa tingkat kecanduannya. Klo dia kecanduan, ya dari perawat bisa menjelaskan mengapa diberikan 20-30 berapa lama,” kata dia.

Kendati demikian, Sulis menyatakan penggunaan dumolid akan sangat berbahaya jika tidak sesuai dengan anjuran dokter. Terkadang, kebanyakan orang menyepelekan obat antidepresan semacam dumolid dan menganggapnya sebatas obat untuk membantu susah tidur. Padahal, ia bisa menimbulkan kecanduan, bahkan kematian. Ketika obat dumolid disalahgunakan bersama obat lain dan/atau diminum bersama alkohol, efeknya bisa berupa koma atau bahkan kematian.

“Paling membahayakan karena dia menimbulkan ketergantungan. Menimbulkan ketergantungan itu lah yang dibatasi UU 5/97. Orang yang ketergantungan kan sudah tidak produktif lagi. Maunya dia pengen pakai terus,” ungkapnya.

Untuk itulah, kata Sulis, penggunaan psikotropika diatur dalam Undang-Undang.

“Mengapa dia diatur di dalam UU Psikotropika dan diatur peredarannya karena dia menimbulkan ketergantungan. Makanya dia diatur tidak boleh diperjualbelikan bebas. Namun dia bisa sebagai obat dalam pengawasan dokter,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa dumolid tidak sama dengan narkotika. “Dumolit artinya nitragetam. Nitragetam bukan narkotika. Dia itu adalah golongan psikotropika. UU-nya juga beda yang mengaturnya. Klo UU narkotika 35/09. Klo psikotropika UU 5 tahun 97. Nitragetam ini diatur di dalam lampiran UU 5 THN 97 tentang UU psikotropika di golongan 4,” kata dia.

Namun dia juga tidak menampik bahwa ada beberapa kasus penggunaan dumolid yang ditangkap BNN karena tidak memiliki legalitas. “Ada. Itu kan peredaran ilegal,” imbuhnya.

Tora Sudiro duduk lesu saat diperiksa polisi

Tora Sudiro duduk lesu saat diperiksa polisi. (Kumparan.com)

Orang yang tidak memiliki legalitas pun, kata dia, bisa dikenakan hukuman pidana.

“Kena pidana. Kalau di UU 5/97 coba dilihat di PS 59. Kalau enggak di pasal 59 ada di UU kesehatan,” ungkapnya.

Sementara, Kasat Narkoba Polres Jaksel AKBP Vivick Tjangkung sebelumnya menyebut Tora dan Mieke positif menggunakan dumolid dari hasil tes urine.

Vivick sebelumnya mengatakan Tora dan Mieke mengaku sudah setahun mengonsumsi dumolid. Nantinya bila terbukti menyimpan dumolid, Tora dan Mieke bisa dijerat pidana Pasal 62 UU Psikotropika Nomor 5 Tahun 1997.

“Dia pengakuannya ditawari temannya kalau susah tidur minum itu saja. Mereka juga enggak tahu kalau itu mengandung psikotropika,” kata Vivick terpisah.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: