Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Lagu “Surga di Mana” Dinilai Menista Agama Islam, MUI Lapor Polisi

Dandim 1603 Sikka, Letkol Infanteri Abdullah Jamali (kanan)

Dandim 1603 Sikka, Letkol Infanteri Abdullah Jamali (kanan). (Kompas.com)

Anekainfounik.net. Kapolres Sikka AKBP I Made Kusuma Jaya mengatakan, pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), melaporkan pengelola akun “Maumere Music Channel” ke polisi.

Menurut Made, pihak MUI melaporkan pengelola akun itu karena telah menyebarkan dan mengunggah lagu berjudul ” Surga di Mana” melalui YouTube.

“Yang datang melapor ke Polres, Ketua MUI Sikka. Melapornya dua hari lalu, yakni Rabu (9/8/2017). Karena dilaporkan ke polisi, maka saya selaku Kapolres Sikka, mengambil inisiatif melaksanakan rapat koordinasi dengan forkopimda dan FKUB Sikka,” kata Made, Jumat (11/8/2017).

Menurut informasi, lanjut Made, lagu itu berasal dari Manggarai dan akan ditelusuri kebenarannya. Untuk menyelesaikan masalah ini, proses penyelidikan panjang dan membutuhkan ahli bahasa serta pengumpulan data dibutuhkan.

Pihaknya juga telah menggelar rapat koordinasi dengan semua pihak yang dengan tujuan untuk tindakan pencegahan agar tidak terjadi konflik horizontal demi kerukunan umat beragama di Kabupaten Sikka.

“Kami berharap agar masalah ini bisa selesai lebih cepat dan tuntas,” ucapnya.

Sebelumnya, Komandan Kodim 1603 Sikka, Letkol Infanteri Abdullah Jamali, meminta masyarakat Kabupaten Sikka agar tidak memutar lagu tersebut karena lirik lagu tersebut mengandung konten penistaan terhadap agama tertentu.

Jamali mengatakan, beredarnya lagu daerah yang diunggah oleh Maumere Music Channel telah meresahkan masyarakat sehingga pihaknya harus melaksanakan tindakan represif dan preventif untuk mencegah terjadinya instabilitas.

“Pencegahan pertama, dengan kegiatan humanis, yakni aparat pemerintah dari tingkat kecamatan sampai ke desa, terutama para camat, kepala desa dan kapolsek serta danramil masing-masing wilayah, untuk menjaga keamanan wilayahnya dengan melarang masyarakat agar tidak memutar lagi lagu ‘Surga di Mana’,” kata Jumali, Jumat (11/8/2017) pagi.

Berdasarkan penelusuran, lagu berdurasi 3 menit 44 detik tersebut telah beredar luas di YouTube namun kini tak dapat diakses lagi. Lagu itu sempat ditonton sebanyak 34.740 kali. Namun video lain yang menampilkan lagu tersebut masih beredar, seperti di bawah ini.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: