Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Bantah Keterangan Pengacara, KJRI Jeddah: Tak Ada Pemeriksaan Rizieq

Rizieq disebut diperiksa di Arab Saudi

Rizieq disebut diperiksa di Arab Saudi. (Liputan6.com)

Anekainfounik.net. Pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah membantah tempatnya menjadi lokasi pemeriksaan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab di Arab Saudi.

“Hingga saat ini tidak ada proses pemanggilan atau pemeriksaan apapun terhadap Habib Rizieq Syihab di KJRI Jeddah,” kata Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya KJRI Jeddah, Umar Badarsyah, lewat pernyataan tertulisnya, Jumat (18/8/2017), seperti diberitakan Detikcom.

Sebelumnya, pengacara Rizieq, Sugito Atmo Prawiro dan Kapitra Ampera menyebut pemeriksaan terhadap kliennya dilakukan pada Kamis (27/7) lalu di KJRI Jeddah. Umar mengatakan, pada hari itu, KJRI tengah memiliki agenda kegiatan lain.

“Pada tanggal itu, kami semua berkonsentrasi pada evaluasi pelaksanaan amnesti warga negara Indonesia overstayer di Arab Saudi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi memeriksa Habib Rizieq Syihab di Saudi Arabia. Rizieq diperiksa sebagai saksi dan tersangka dalam kasus dugaan pornografi di situs baladacintarizieq pada Kamis (27/7) lalu. .

“Dia sebagai saksi dan tersangka kasus chat porno. (Ditanya) Soal konten porno,” kata Pengacara Rizieq, Sugito Atmo Prawiro, Jumat (18/8).

Dalam pemeriksaan tersebut, Sugito mendampingi langsung kliennya itu.

Menjawab pertanyaan penyidik, Habib Rizieq menyatakan chat mesum yang dituduhkan kepadanya itu merupakan rekayasa. Imam besar FPI itu memastikan kepada penyidik bahwa ia tidak pernah melakukan chat mesum itu.

“Ditanyakan penyidik soal konten porno, Habib menolak. Jawaban Habib, itu rekayasa dan Habib keberatan. Lalu ditanyakan, apa betul soal pengiriman konten? Tidak benar. Begitu jawaban Habib Rizieq,” ujar Sugito menceritakan isi penyidikan yang dilakukan.

Sugito, yang juga Ketua Bantuan Hukum FPI, mengatakan ada lima penyidik yang memeriksa Rizieq. Mereka terdiri dari tiga penyidik dari Mabes Polri dan dua penyidik dari Polda Metro Jaya.

Pemeriksaan ini pertama kali dinyatakan oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Tito mengatakan, polisi melakukan metode ‘jemput bola’ untuk mempercepat proses penyidikan di kasus ini.

“Dan hasilnya sudah kita periksa. Yang bersangkutan dipanggil kan sebagai saksi,” ujar Tito kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (18/8).

Menurut Tito, hasil pemeriksaan terhadap Rizieq ini akan dievaluasi kembali. Tidak tertutup kemungkinan polisi juga akan memeriksa ulang Rizieq sekembalinya ke Tanah Air. Dalam kasus ini, selain Rizieq, polisi juga sudah menetapkan seorang lainnya sebagai tersangka yaitu Firza Husein.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan

Berita Terbaru: Aneka Info Unik

Kami tidak dapat memuat data blog saat ini.

%d blogger menyukai ini: