Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Kapolda Kalsel Bakal Beri Penghargaan Perekam Video Oknum Polisi Pungli

Oknum polisi di Kalsel terekam lakukan pungli

Oknum polisi di Kalsel terekam lakukan pungli. (Youtube)

Anekainfounik.net. Kapolda Kalimanta Selatan Brigjen Rachmat Mulyana bakal memberikan penghargaan kepada sopir yang merekam aksi pungutan liat (pungli) dua oknum polisi di Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel sekaligus membantah kabar hoax yang menyebut polisi akan menetapkan sopir tersebut menjadi tersangka.

“Iya betul, atas keberaniannya perlu mendapat apresiasi,” ucap Rachmat, Sabtu (19/8/2017), dilansir Kompas.com.

Video yang sempat jadi viral dan mendapatkan komentar dari warganet ini direkam oleh sopir yang belakangan diketahui bernama Cecep. Namun belum diketahui warga mana Cecep ini.

Sebelumnya, Kapolda menyebutkan, pihaknya sudah memenjarakan dua orang anggota, Aiptu MM dan Bripka DB, yang diduga melakukan pungli terhadap pengemudi truk di wilayah hukum Polres HST.

“Kedua oknum langsung ditempatkan di sel khusus. Mereka sudah memalukan institusi Polri, khususnya Polda Kalimantan Selatan,” kata Kapolda, Selasa (15/8/2017) sore.

Pungli yang diduga dilakukan anggota Polsek Labuan Amas Selatan Aiptu MM dan Bripka DB itu menjadi pembicaraan hangat warganet. Pasalnya, video pungli tersebar di banyak grup facebook. Satu di antaranya di grup Facebook Habar Banua Kalimantan, yang dibagikan dari akun Johan Budi, Senin (14/8/2017) sekitar pukul 14.00 Wita. Video itu jelas memperlihatkan bagaimana oknum polisi meminta jatah pada pengemudi truk.

Video itu juga sampai ke Kapolda Kalsel. Satu hari setelah video itu muncul, Kapolda langsung memerintah anak buahnya melakukan pelacakan terhadap dua polisi yang ada di video itu.

“Langsung kami lacak dan akhirnya tim Propam menemukannya. Mereka anggota yang bertugas di satu Polsek di wilayah HST berpangkat Aiptu dan Bripka,” ujar Kapolda.

Pihaknya, kata Kapolda, juga sudah membentuk komisi kode etik untuk memeriksa yang bersangkutan.

“Perbuatan mereka tercela dan ancaman hukuman bisa layak atau tidak layak jadi anggota kepolisian. Yang mereka lakukan jelas pungli dan penyalahgunaan wewenang,” ujar Rachmat, seraya menambahkan hanya dua oknum tersebut saja yang terlibat, tidak ada setoran ke atas.

Kapolda mengatakan pihaknya juga akan mencari pembuat video tersebut. “Penyidik kriminal khusus sedang mencari sang pembuat video dan menyebarkannya,” ujarnya.

Sebelumnya, video pungli oknum polisi yang menjadi viral disebarkan Andi Satria dalam akun Facebook. Sopir truk dalam video merekam aksi pungli yang disebutnya sering dilakukan oleh oknum.

Dalam video, sopir dan oknum polisi bercakap dengan menggunakan bahasa daerah. Setelah menanyakan soal duit setoran, sopir mengambil uang sekitar Rp 100 ribu dari dompet dan memberikannya kepada oknum polisi itu.

Oknum tersebut kemudian menutup pintu truk. Sopir pun kembali melanjutkan perjalanan sambil memberi tahu bahwa praktik pungli memang kerap terjadi di wilayah yang tidak ia sebutkan di videonya itu.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: