Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Cerita Bos Saracen Dukung Prabowo dan Pertemuan Jelang Pilgub DKI 2017

Pengakuan bos Saracen, Jasriadi soal pendukung Prabowo

Pengakuan bos Saracen, Jasriadi soal pendukung Prabowo. (istimewa)

Anekainfounik.net. Jasriadi, pria yang disebut-sebut sebagai ketua sindikat berita palsu (hoax) Saracen, rupanya adalah mantan simpatisan calon yang gagal pada Pilpres 2014 yakni Prabowo Subianto.

Dalam sebuah wawancara ekslusif dengan Tempo, dia mengatakan bisnis fitnah Saracen dimulai setelah pemilu kepresidenan 2014.

“Dulu saat pilpres 2014 banyak akun Facebook yang menghina Islam dan Pak Prabowo. Kami simpatisan Pak Prabowo. Saya membajak akun yang sudah kelewatan menyerang Islam dan Pak Prabowo. Kan banyak grup diskusi seperti itu, nanti saya akan alih. Lalu saya ganti namanya menjadi Allah Maha Besar atau Saracen. Akun-akun pribadi yang menyerang juga saya ambil. Banyak juga akun dari Thailand karena sering menyebar video porno,” kata Jasriadi seperti dikutip dari Tempo.co.

Berawal dari simpatisan tersebut, Jasriadi mengaku, mereka saling kenal hingga terjalin pertemanan.

“Nah, di situ kita kenal dengan yang seide, dan dari situ setiap yang seide ya kita kenal,” dia melanjutkan.

Kendati, Jasriadi menyebutkan, pertemanan tersebut tidak terjalin kuat. Karena itu, dia mengklaim hanya sebatas perkawanan di media sosial.

“Enggak juga. Karena kita sebatas pertemanan medsos,” ucap dia.

Jasriadi mengatakan kelompok ini mulai terbentuk pada 2015, saat diadakan silaturahmi akbar di satu masjid di Jakarta Utara soal memilih pemimpin yang diduga merupakan helatan Pilgub DKI 2017. “Ketika itu ada kawan yang minta agar Saracennews menjadi media Saracen untuk kampanye,” kata dia.

Terkait tokoh intelektual dan penyandang dan Saracen, Jasriadi mengaku tidak mengenal dua sosok yang tercatat sebagai anggota Dewan Penasehat, yakni pengacara Front Pembela Indonesia Eggi Sudjana dan bekas perwira TNI, Mayjend Ampi Tanudjiwa.

“Tidak pernah, saya lupa siapa yang mengusulkan nama mereka masuk. Pokoknya ada yang minta nama mereka masuk. Jadi masuk. Tapi tidak pernah kita bertemu,” imbuhnya lagi.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: