Iklan
//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

2 Waketum Gerindra Beda Pendapat Soal Solidaritas Menangkan Prabowo

Anggota gerakan Solidaritas Menangkan Prabowo (SMP) berkumpul

Anggota gerakan Solidaritas Menangkan Prabowo (SMP) berkumpul

Anekainfounik.net. Dua Wakil Ketua Umum Gerindra beda pendapat soal pernyataan advokat Eggi Sudjana soal gerakan Solidaritas Menangkan Prabowo (SMP) yang disebut-sebut eksis saat Pilpres 2014.

Sebelumnya, nama Eggi Sudjana, Mayjen (purn) Ampi Tanudjiwa dan Rijal Kobar memang masuk dalam struktur di website Saracen News. Dalam suatu foto, ketiganya bersama beberapa orang lain tampak melakukan suatu kegiatan. Eggi pun membantah kegiatan itu terkait dengan Saracen.

“Fitnah tuh. Foto tersebut foto 4 tahun lalu saat SMP = Solidaritas Menangkan Prabowo,” ujar Eggi kepada wartawan, Selasa (29/8).

Dasco lalu menepis Eggi. Dia mengatakan tim Solidaritas Menangkan Prabowo tak terdaftar dalam struktur pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa saat Pilpres 2014 lalu. Pernyataan Eggi dianggapnya tak sesuai fakta.

“Kalau 4 tahun lalu itu kan berarti 2013, 2013 itu artinya mereka kan ngomong mau rapat-rapat pemenangan itu untuk 2014 kan. Nah, saya wakil ketua umum Partai Gerindra, kemudian saya juga aktif di pemenangannya Pak Prabowo, baik yang memonitor jalur yang terbuka maupun jalur yang tertutup. Ya nama-nama yang ngaku itu Solidaritas Menangkan Prabowo tidak ada di yang namanya jejaring pemenangan Prabowo, di manapun,” jelas Dasco saat dikonfirmasi, Selasa, seperti diberitakan Detikcom.

Sementara, Arief Poyuono menyebut SMP memang sempat eksis.

“Ya semacam relawan aja lah,” kata Arief saat ditanya soal SMP, Selasa.

Arief lalu menjelaskan lebih detail soal gerakan SMP. SMP, kata Arief, dibentuk oleh sekelompok masyarakat yang mendukung Prabowo Subianto saat bertarung dengan Jokowi pada ajang pemilihan presiden periode 2014.
Amini Eggi, Poyuono: Solidaritas Menangkan Prabowo Gerakan RelawanFoto: Rapat diduga terkait Saracen (Screenshot Twitter)

Lebih lanjut, Arief mengatakan masih banyak gerakan-gerakan lain yang membawa nama Prabowo saat Pilpres 2014. Gerakan ini dibentuk semata-mata demi menyukseskan Prabowo.

“Ada ya, tapi itu hanya gerakan sekumpulan masyarakat yang mendukung Pak Prabowo waktu Pilpres 2014 yang mengunakan nama SMP. Banyak juga kok kumpulan masyarakat lainnya yang mendukung Prabowo saat Pilpres mengunakan berbagai nama, macam-macam,” jelas Arief.

Lantas, apa perbedaan SMP dengan KMP?

“Kalau KMP kan koalisi parpol yang mendukung Prabowo-Hatta, sementara SMP itu seperti relawan-relawan yang dibentuk sekelompok masyarakat yang bersimpati untuk mendukung Prabowo,” jelas Arief.

KMP kala itu punya tugas memenangkan Prabowo dalam Pilpres 2014. Tugas SMP tak jauh berbeda dengan KMP, yakni menggalang suara untuk mantan jenderal ini.

“Iya, namanya juga simpatisan,” ucap Arief.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan

Berita Terbaru: Aneka Info Unik

Kami tidak dapat memuat data blog saat ini.

%d blogger menyukai ini: