Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Tak Takut Dipolisikan, Jonru Sebut Didukung Pengacara Papan Atas

Jonru tak takut dilaporkan ke polisi

Jonru tak takut dilaporkan ke polisi. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Penggiat media sosial, Jonru atau Jon Riah Ukur Ginting mengaku tak takut karena dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas ujaran kebencian di media sosial. Pria kelahiran Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara pada 7 Desember 1970 ini mengatakan, belum ada panggilan resmi dari polisi terhadap dirinya.

Ia enggan menanggapi laporan ke polisi yang dilayangkan pengacara Muannas Alaidid.

“Saya enggak mau berkomentar soal itu,” kata Jonru saat dihubungi CNN Indonesia.com, Jumat (1/9)

Ketika ditanya lebih lanjut soal kemungkinannya menghadapi kasus itu, Jonru mengatakan, “no comment.”

Namun, dalam akun Facebooknya, Jumat (1/9) Jonru Ginting sempat menulis tentang laporan itu.

Dalam tulisan yang diunggah, sekitar pukul 06.00 WIB itu, Jonru mengatakan, baru mendapat informasinya tadi malam di Facebook.

“Soal info bahwa saya dilaporkan ke polisi, perlu saya sampaikan bahwa saya justru baru mendapat informasinya tadi malam di Facebook.
Sampai saat ini, belum ada panggilan resmi dari polisi,” kata Jonru.

Jonru mengaku, sejumlah pengacara papan atas Indonesia telah menawarkan diri untuk menampingi dirinya dalam kasus tersebut. Dia pun akan menyerahkan semua pernyataan terkait kasus ini lewat pengacaranya tersebut.

“Alhamdulillah, sejumlah pengacara papan atas Indonesia telah menyatakan bersedia mendampingi saya. Saya tak akan berkomentar apapun sehubungan dengan laporan tersebut. Insyaallah semuanya akan diwaliki oleh pengacara saya,” katanya.

“Yang jelas, Teman-teman jangan pernah takut untuk membela kebenaran. Karena kita berada di jalan yang benar. Ayo terus berjuang hingga tetes darah penghabisan!” tambahnya.

Jonru menambahkan, mulai saat ini dirinya telah ‘menginfaqkan jiwa dan raganya untuk membela dan menyelamatkan NKRI.

“Jika momen Idul Adha ini menjadi awal dari pengorbanan saya untuk membela NKRI, maka saya insyaallah siap dan ikhlas demi Allah semata.
Allahu Akbar!” katanya.

Tak lupa Jonru juga mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Adha bagi umat muslim Indonesia.

“Mari warisi semangat berkorban Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sebagai bekal untuk membangun Indonesia Tercinta,” katanya.

Menanggapi laporan ini, polisi menyebut bakal memeriksa konten Jonru terkait dugaan ujaran kebencian (hate speech).

“Ya ini makanya belum kita periksa. Nanti kita periksa dulu, nanti kira-kira yang kita itu apa. Kemudian perkataan dia atau tulisan dia apakah itu pidana apa bukan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (1/9/2017), dilansir Detikcom.

Jonru dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Muannas Al Aidid pada Kamis (31/8) dengan nomor laporan: LP/4153/VIII/2017/PMJ/Dit Reskrimsus. Selain Jonru, polisi bakal memeriksa saksi ahli.

“Kemudian saksi ahli dari UU ITE, saksi pidana, dan saksi ahli dari kejaksaan yang akan menilai itu memenuhi unsur pidana apa nggak,” tutur Argo.

Jonru dilaporkan atas ujaran kebencian di media sosial yang terjadi pada Maret-Agustus 2017. Laporan tersebut sesuai dengan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: