Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Sikap Kasar PNS Cantik BNN Diduga Jadi Motif Suami Tega Membunuhnya

Indria Kameswari, pegawai Balai Diklat BNN

Indria Kameswari, pegawai Balai Diklat BNN. (Instagram @indriakameswari50)

Anekainfounik.net. Jajaran Kepolisian telah menangkap pria berinisial Abdul Malik Azis alias AM di Tanjung Buntung, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (3/9/2017) malam. Ia diduga sudah membunuh istrinya sendiri yang bekerja sebagai Pegawai Diklat Badan Narkotika Nasional (BNN), Indria Kameswari (30).

PNS berparas cantik tersebut ditemukan tewas dikontrakannya di Perumahan River Valley, Cijeruk, Bogor, Jumat (2/9/2017) pagi.

Pembunuhan tersebut terjadi diduga karena AM stres menghadapi sikap Indria yang belakangan ini dinilainya sangat arogan dan kasar terhadap suaminya. Keluarga memandang AM hanya melakukan pembelaan diri sesaat sebelum kejadian.

“Saya mohon maaf, atas nama keluarga mohon maaf kepada BNN, dan ini tolong, dan ini mohon dilakukan seadil-adilnya. Jangan didahulukan masalah korps, karena ini kan masalah pribadi, antara Pak Malik (AM) dan Indria. Karena psikologis, adik saya setelah menikah dengan Indria sangat berubah,” kata Siti Nuraini, kakak kandung AM, saat ditemui di Mapolres Bogor, Senin (4/9/2017).

Abdul Malik Azis saat ditangkap

Abdul Malik Azis saat ditangkap. (Tribun Batam)

Menurut Siti, AM merupakan suami kelima Indria setelah berstatus janda. Kesehariannya, AM bekerja sebagai kontraktor perumahan.

“Adik saya itu duda satu kali, kalau Ibu Indria janda 4 kali. Jadi adik saya itu suami kelima Ibu Indria. Pekerjaan adik saya itu wiraswasta, di perumahan, kontraktor, dia (AM) tidak pernah jadi anggota,” ungkap Siti.

Siti menyampaikan permohonan maaf atas apa yang dilakukan AM. Siti juga mengatakan AM kerap mengalami penganiayaan oleh Indria selama menikah. AM juga kerap mendapat ancaman dari Indria.

“Pernah tanggal 23 bulan 2 tahun 2016 itu, muka adik saya memar-memar. Saya tidak terima kan, saya bawa visum itu adik saya. Tapi pas saya mau laporkan ini Ibu Indria, adik saya melarang. Ya sudah, waktu itu kami diam, tapi kami punya bukti visum,” ujar Siti.

“Saya cuma tahu konflik keluarganya. Saya sering kasih masukan, kalau rumah tangga begitu, ya tinggalkan. Adik saya sering dipukul sama Indria,” tambahnya.

“Kami awalnya tak percaya jika Indria perilaku kasar seperti itu. Ternyata, adik saya (AM) itu, membuktikan beberapa rekaman saat dimana dia dan istrinya bertengkar. Ada banyak hasil rekaman ketika adik saya bertengkar di dalam mobil saat mengantar Indria atau menjemput Indria dari kantor,” terangnya.

Keluarga AM meyakini AM tidak punya niat menghabisi nyawa istrinya. Keluarga percaya AM nekat membunuh Indria karena untuk membela diri.

“Kalau saya tidak tahu, kalau soal percaya atau tidak, saya berdasarkan hukum yang ada saja. Saya tidak bisa memvonis orang begini dan begitu. Yang saya tahu, yang adik saya alami itu seperti itu. Ada kemungkinan adik saya membela diri,” imbuhnya.

AM berkomunikasi dengan keluarga terakhir kali pada Kamis, 31 Agustus lalu, di rumah keluarga di Jalan Warakas 1, Jakarta Utara. Saat itu AM datang untuk meminta sertifikat rumah untuk suatu keperluan.

“Ketemu terakhir itu malam takbiran, dia minta sertifikat rumah yang di Warakas itu. Itu rumah dijaminkan, katanya mau dijual juga. Saya sama keluarga baru sampai di rumah, dari masjid, ada potong kurban, kan. Tiba-tiba ada polisi datang dan kasih tahu kalau Indria meninggal, dan pelakunya katanya suaminya, adik saya,” ucapnya.

Polisi sendiri menyebut AM belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut karena masih memberi keterangan yang berubah-ubah.

“Pengakuannya masih gonta-ganti masih belum kooperatif, jadi masih berubah-ubah terus kita belum bisa jadikan pengakuan sementara ini jadi modus operandinya, latar belakangnya masih kita dalami,” ujar Dirkrimum Polda Jawa Barat Kombes Umar S Fana, Senin (4/9/2017).

Kepada polisi, Abdul kadang mengakui membunuh istrinya dengan tidak sengaja dan kadang mengakui membunuh istrinya karena pertengkaran. Polisi akan melakukan pemeriksaan lanjutan.

“Kadang-kadang dibilang tidak sengaja, kadang-kadang dibilang ada berantem kadang-kadang dibilang apa lagi berubah lagi. Jadi kita belum melakukan pemeriksaan BAP terhadap tersangka, yang penting sekarang dibawa pulang dulu ke Bogor, sekarang masih menunggu di bandara di Kepri,” katanya.

Iklan

Diskusi

One thought on “Sikap Kasar PNS Cantik BNN Diduga Jadi Motif Suami Tega Membunuhnya

  1. memang sekarang banyak kes suami bunuh isteri, baik tak yah kahwin gitu

    Posted by dietdietsihat | September 4, 2017, 11:40 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan

Berita Terbaru: Aneka Info Unik

Kami tidak dapat memuat data blog saat ini.

%d blogger menyukai ini: