Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Dituduh Mencuri Vape dan Motor, Abi Qowi Suparto Tewas Dikeroyok

Barang bukti pengeroyokan Abi Qowi Suparto

Barang bukti pengeroyokan Abi Qowi Suparto. (Detikcom)

Anekainfounik.net. Seorang pria bernama Abi Qowi Suparto (22) tewas dikeroyok karena dituduh mencuri rokok elektrik (vape) di Rumah Tua Vape, Tebet, Jakarta Selatan. Dia dikeroyok usai foto dirinya disebarluaskan di media sosial toko rokok elektrik tersebut.

“Korban membeli vape di toko tersebut seharga Rp 1,6 juta. Sebelum membayarnya korban membawa barang belanjaannya itu keluar toko dengan alasan ingin mengambil uang,” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan kepada Kompas.com, Jumat (8/9/2017).

Menurut Hendy, Abi datang ke toko vape tersebut dengan menggunakan ojek. Saat keluar dari toko tersebut, Abi meminjam motor tukang ojek tersebut dengan dalih ingin mengambil uang.

Setelah menunggu cukup lama, Abi tak kunjung kembali ke toko tersebut. Merasa ada kejanggalan, pemilik motor yang dibawa Abi masuk ke dalam toko dan bertanya tentang keberadaan Abi.

Namun, para penjaga toko tak mengetahui dimana keberadaan Abi. Merasa ditipu Abi, para karyawan toko itu melaporkannya ke bosnya.

Foto Abi kemudian disebar akun Instagram @rumahtuavape. Masyarakat dijanjikan hadiah Rp 5 juta jika memberikan informasi terkait keberadaan Abi.

“Lewat instagram Fachmi alias Firman membuat postingan bantuan pencarian orang tentang pelaku penipuan vape dan sepeda motor,” ucap dia.

Berdasarkan data yang dimiliki polisi, setidaknya ada dua postingan di akun Instagram Rumah Tua Vape, @rumahtuavape yang memuat sayembara itu.

Namun, saat ini dua postingan tersebut telah dihapus. Pada postingan pertama, pelaku meminta siapa saja yang mengenal dan bisa menunjukkan keberadaan Abi akan dihadiahi uang sebesar Rp 5 juta.

Postingan kedua, pelaku menganjurkan Abi mendatangi outlet Rumah Tua Vape dan meminta maaf dari pada ditangkap.

Akhirnya, pada Selasa (29/8/2017) keberadaan Abi diketahui. Oleh para pelaku pengeroyokan, Abi dijemput dan dibawa ke Rumah Tua Vape di kawasan Penjernihan, Jakarta Pusat.

Di lokasi itu, Abi dikeroyok oleh sekitar 7 orang. Setelah dikeroyok, Abi ditinggalkan.

Warga sekitar yang menemukan Abi dalam keadaan babak belur akhirnya melaporkan ke pihak keluarga. Abi pun dibawa ke RS Tarakan. Namun, setelah menjalani perawatan selama empat hari, Abi dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.

“Dua hari setelah meninggal, beredar video penganiayaan terhadap korban di grup WhatsApp dan sampai ke pihak keluarga,” kata Hendy.

Ada dua video berdurasi singkat yang berisi pengeroyokan Abi. Video pertama berdurasi 20 detik, sedangkan video kedua 21 detik.

Dalam video yang beredar itu tampak seorang laki-laki berbaju hitam memegang sebuah besi. Sementara Abi terlihat meminta maaf kepada lelaki tersebut.

“Ampun Bang, ampun, Bang,” ujarnya dalam video itu.

Lelaki itu kemudian menendang Abi dengan lututnya. Abi, yang berada dalam posisi meminta ampun, kembali ditendangnya di bagian kepala.

Di video lainnya, seorang laki-laki yang memakai jaket hitam tampak sedang menginterogasi Abi. Dia berdiri dan menghadap Abi yang terus meminta maaf.

Lelaki itu pun ikut memukul Abi dengan tangannya. Tampak pula lelaki lain yang ada di ruangan tersebut.

Keluarga mengetahui video itu, lalu melapor ke Polda Metro Jaya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: