Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Dikartu Merah, Saddil Minta Maaf dan Pasrah Dihujat Netizen

Saddil Ramdani saat dikartu merah

Saddil Ramdani saat dikartu merah. (jawapos.com)

Anekainfounik.net. Winger Timnas Indonesia U-19 Saddil Ramdani meminta maaf atas kartu merah yang diterimanya pada laga semifinal Piala AFF U-18 melawan Thailand di Stadion Thuwunna, Yangon, Jumat (15/9).

Saddil sadar betul kartu merah yang diterimanya menjadi kerugian besar bagi Indonesia. Alhasil, Garuda Nusantara pun gagal melaju ke final usai kalah lewat dra adu penalti.

“Saya pribadi meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia atas perilaku saya yang merugikan tim ini. Saya benar-benar refleks atas tindakan saya karena kaget dilutut dari belakang,” ujar saddil lewat akun Instagram pribadinya, @saddilramdani76, seperti diberitakan CNN Indonesia.

Saddil yang masuk menggantikan menggantikan Feby Eka Putra yang mengalami kram di pengujung babak pertama, justru terkena kartu merah ketika baru bermain kurang dari semenit.

Wasit memberikan kartu merah kepada Saddil akibat menyikut dada Wudtichai Kumkeam. Saddil refleks melakukan sikutan karena sebelumnya ditabrak Wudtichai dari belakang.

Nama pemain asal Persela Lamongan itu menjadi topik pembicaraan di Twitter di Indonesia. Saddil sempat masuk urutan kedua setelah #GarudaNusantara, dengan lebih dari 5 ribu cuitan yang kebanyakan berisi hujatan netizen. Mereka menumpahkan kekesalannya pada Saddil Ramdani yang tidak bisa mengontrol emosi.

“Tapi ini semua pelajaran berharga bagi saya. Apabila Anda mau menghujat, silakan. Tapi saya pribadi meminta maaf atas perilaku dan tindakan yang merugikan tim dan masyarakat Indonesia,” katanya menambahkan.

Saddil Ramdani minta maaf

Saddil Ramdani minta maaf. (Instagram/@saddilramdani76)

Pelatih timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri, menilai bahwa pemain yang juga memperkuat timnas U-23 di ajang SEA Games tak layak langsung mendapat kartu merah. Mantan pelatih Bali United itu juga menyebut bahwa asisten wasit menyarankan untuk memberikan kartu kuning terlebih dahulu.

“Saya cuma menyayangkan bahwa kartu merah tersebut, harusnya kuning dulu,” kata Indra.

“Padahal, saya mendengar sendiri asisten bilang ke wasit utama itu kartu kuning,” tutur Indra Sjafri seusai laga.

Indonesia gagal lolos ke babak final setelah takluk dari Thailand lewat drama adu penalti. Skuat Merah putih kalah dengan skor 2-3 di adu penalti setelah berhasil menahan imbang 0-0 setelah bermain dengan 10 pemain.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: