Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Warga Santap Ular Piton 7 Meter yang Serang Seorang Pria di Riau

Penampakan ular piton 7 meter yang menyerang warga Inhu Riau

Penampakan ular piton 7 meter yang menyerang warga Inhu Riau. (Facebook/Risdawaty Nababan)

Anekainfounik.net. Bagaikan film Hollywood, Anaconda, seorang pria bergelut dengan ular piton raksasa sepanjang 7 meter. Nyawanya selamat meski ia harus dirawat di rumah sakit.

Robert Nababan (37) adalah warga Desa Sungai Akar, Kecamatan Batang Gangsal, Kab Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Dia kini terbaring lemas di RSUD Indrasari, Pematang Rebah. Robert, Senin (2/10/2017), terlihat masih dirawat di ruang IRNA.

Kondisi tubuhnya masih tampak lemas. Tangan dan kakinya terlihat diinfus. Lengan dan jari kirinya mengalami luka robek serius setelah digigit ular piton. Korban sempat bergelut dengan ular sepanjang 7 meter itu dan selamat. Foto ular tersebut dan kondisi tangan Robert beredar di sosial media setelah diunggah sang adik, Risdawaty Nababan di Facebook.

Kondisi tangan Robert usai digigit ular

Kondisi tangan Robert usai digigit ular. (Facebook/Risdawaty Nababan)

Kepada wartawan, Robert sempat bercerita singkat. Serangan ular piton itu terjadi pada Sabtu (30/9) menjelang magrib. Waktu itu dia baru pulang kerja sebagai petugas satpam di perusahaan perkebunan sawit.

Ketika pulang kerja dengan sepeda motor, dia melintasi jalan kabupaten. Di tengah jalan, dia melihat ada dua orang yang akan melintas namun berhenti di tengah jalan.

Rupanya dua warga tadi yang berhenti tak berani melintas karena di badan jalan ada ular piton yang cukup besar. Saat itulah Robert memberanikan diri menangkap ular tersebut.

“Saya pulang dan melihat ular melintas di Jalan Sungai Akar, kemudian saya memberhentikan sepeda motor saya dan kemudian mendekati ular itu,” katanya.

Saat itu ular tiba-tiba menyerang dan menggigit lengan kiri Robet hingga mengakibatkan tangannya robek.
Robet harus bergelut dan berusaha melepaskan diri dari gigitan ular.

“Saya coba untuk menangkapnya. Tangan saya digigit, dan sempat bergelut,” kata Robert.

Setelah terlepas, Robet langsung dibawa ke RSUD Indrasari Rengat untuk mendapatkan perawatan.

Robert dirawat di RSUD Indrasari

Robert dirawat di RSUD Indrasari

Ular tersebut kini sudah mati dan diambil warga sekitar untuk dijadikan santapan. Ular itu pun digoreng dan dimakan ramai-ramai oleh warga.

“Kabarnya gitu, ularnya sudah digoreng, ya dimakan,” ucap Kapolsek Batang Gangsal Iptu Sutarja kepada detikcom, Senin (2/10/2017).

Sutarja menceritakan Robert awalnya memang sengaja mencari ular itu. Di kalangan warga Desa Belimbing, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, Robert yang bekerja sebagai petugas satpam di sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit dikenal sebagai pencari ular.

Namun, saat akan dimasukkan ke karung, ular itu menggigit tangan Robert. Warga sekitar pun langsung memberikan bantuan kepada Robert.

“Karena tangannya digigit ular, korban langsung dibawa warga ke puskesmas setempat,” kata Sutarja.

Namun luka Robert cukup serius. Akhirnya dia dirujuk ke rumah sakit.

“Puskemasnya menyarankan untuk dirujuk ke rumah sakit umum, karena luka digigit ular piton itu cukup serius,” kata Sutarja.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: