Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Dipermasalahkan Polisi, Begini Postingan Jonru Soal Quraish Shihab

Postingan Jonru soal Quraish Shihab

Postingan Jonru soal Quraish Shihab. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Polisi telah menetapkan Jonru Ginting sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian. Jonru diduga menyebarkan ujaran kebencian tersebut melalui akun media sosialnya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan mengatakan, salah satu postingan Jonru yang dipermasalahkan penyidik adalah soal Quraish Shihab.

“Iya soal Pak Quraish Shihab, pahlawan-pahlawan dan yang menyinggung etnis Chinese,” ujar Adi, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (6/10/2017).

Dalam postingan tersebut, kata Adi, Jonru mempermasalahkan saat Quraish Shihab akan menjadi imam Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Menurut Jonru, Quraish Shihab tidak pantas menjadi imam lantaran pernyataannya yang menyebut wanita muslim tidak perlu menggunakan jilbab.

Kemudian Jonru mengajak umat Islam tidak shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal jika imamnya adalah Quraish shihab yang dipostingnya pada Sabtu, 24 Juni 2017.

Jonru mengunggah foto Quraish Shihab disertai ajakan “Mari LUPAKAN Istiqal”.

“Shalat Idul Fitri Tahun Ini, Mari LUPAKAN Istiqlal. Masih banyak masjid lain. Carilah masjid yang Khatib Shalat Id-nya beraqidah lurus, ahlussunnah wal jamaah. Masa kita harus mendengar ceramah dari orang yang tidak mewajibkan jilbab bagi muslimah, berpendapat bahwa Rasulullah tidak dijamin masuk surga, dan pembela Karbala?” tulis Jonru pada meme foto Quraish Shihab tersebut yang juga memuat tulisan yang diambilnya dari laman detikcom.

Sementara Adi menjelaskan, Jonru dijerat pasal berlapis dalam kasus ini, yakni Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 A ayat (2) dan atau pasal 35 Jo pasal 51 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau pasal 4 huruf (b) angka (1) jo pasal 16 UU RI Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau pasal 156 KUHP tentang Penginaan Terhada Suatu Golongan dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun.

Jonru ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya sejak Sabtu (30/9/2017) terkait kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian.

Jonru dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Kamis (31/8/2017) oleh Muannas Al Aidid. Muannas menilai, unggahan Jonru di media sosial sangat berbahaya dan jika dibiarkan dapat memecah belah bangsa Indonesia.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: