Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Istri Diperkosa Perampok di Depan Suami yang Terikat Bercucuran Darah

Suami istri korban perampokan sadis

Suami istri korban perampokan sadis. (okes.co.id)

Anekainfounik.net. Kasus perampokan disertai pemerkosaan di Talang Lawang Agung, Desa Kemu, Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, 12 September lalu memanglah sadis karena pelaku memerkosa sang istri di depan suami yang terikat berlumuran darah setelah dibacok. Kini, dua dari tiga pelaku diringkus aparat Polres OKU Selatan.

Mereka adalah Misran (21) dan Kurniawi (23), warga Kecamatan Pulau Beringin. Satu pelaku lainnya bernama Idi masih buron.

Dari keterangan saksi dan tersangka, polisi mengetahui kronologi kejadian tersebut. Kasatreskrim Polres OKU Selatan, AKP Rivow Lapu, mengatakan, perbuatan biadab tersebut didalangi oleh Misran.

Awalnya, Misran mengincar satu unit sepeda motor Vega milik pasangan suami istri Eko Nurcahyo atau E (39) dan Nurwahyuni atau N (24). Dia lalu mengintai dengan berpura-pura membeli cabe di talang setempat.

Misran lalu mengajak Kurniawi dan Idi untuk melakukan aksi kejahatan tersebut pada malam hari. Saat beraksi, dua pelaku menggunakan topeng baju yang diambil di jemuran warga setempat, sedangkan Misran hanya menggunakan topi.

Ketiganya sempat mengetuk pintu rumah korban hingga kemudian mendobrak pintu. Pelaku langsung membacok E yang berteriak minta pertolongan. Dalam keadaan terluka, E lalu diikat.

Niat jahat Misran muncul setelah melihat N, istri E, keluar dari kamar mandi karena melihat suaminya terluka. N lalu diperkosa Misran di bawah ancaman golok di depan suaminya yang terikat.

Rivow mengatakan, kedua pelaku ditangkap di dua tempat berbeda.

“Sebelum diringkus, tersangka Misran berpindah-pindah tempat. Awalnya bersembunyi di Desa Talang padang Buat Pemaca, Kabupaten OKU Selatan selama beberapa hari. Lalu pergi ke Jakarta untuk mencari kerja selama tiga hari. Setelah itu ke Lampung dengan membawa bekal untuk melamar kerja. Karena tak kunjung mendapat pekerjaan kembali ke Jakarta tinggal di rumah temannya warga Pulau Beringin Kabupaten OKU Selatan dan berhasil diringkus,” ujarnya, Selasa (3/10/2017).

Tampang dua pelaku yang telah ditangkap

Tampang dua pelaku yang telah ditangkap. (Sripoku.com)

Sementara Kurniawi melarikan diri ke Desa Pulau Beringin Kecamatan Pulau Beringin, di daerah pelosok hutan. Ia diringkus di sebuah pondok di talang saat subuh, Senin (2/10/2017).

Ternyata Kurniawi dan Idi memang sudah seringkali masuk rumah tahanan (residivis) akibat tindak kejahatan yang dilakukan.

Misran dikenakan Pasal 365 dan 285 KUHP dengan ancaman pidana seumur hidup, sedangkan Kurniawi terkena pasal 365 KUHP dengan ancaman Pidana 12 Tahun penjara.

Nurwahyuni dan Eko berharap pelaku dihukum seberat-beratnya dan pelaku yang masih buron segera tertangkap.

“Kalau bisa diberi hukuman seberat-beratnya,” ujar N yang menemani suaminya masih dirawat intensif di RSUD Muaradua dan rencananya akan di rujuk ke RSUD Baturaja.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: