Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

David Bond Bantah Datang ke Jakarta untuk Bikin Video Porno

Aksi David Bond di Thailand

Aksi David Bond di Thailand. (Youtube)

Anekainfounik.net. Nama David Bond kembali menyeruak setelah sebuah postingan peringatan diunggah dalam sebuah akun Facebook. Postingan tersebut mengatakan, Bond si maniak seks kembali datang ke Asia dan ada di Indonesia.

Postingan tersebut dibuat oleh akun Bel Nielsen yang diunggah pada Jumat (10/6). Bel memberi peringatan disertai foto seorang pria bule yang diklaim sebagai Bond.

“Turis sex ini sudah di Jakarta. Dia senang bikin video youtube dimana dia “mengajar” cara dapat perempuan Asia seenaknya lewat App Tinder. Lalu dia bikin video (sex?) tanpa minta izin dulu dan dia kemudian jual video itu online di “website VIP”. Setahu aku dia udah lakuin ini di Taiwan, Vietnam, Thailand dan Jepang sebelum datang ke Indonesia,” tulis Bel.

Bond adalah seorang video blogger dengan nama akun David Bond di YouTube. Situs ini memang menampilkan video-video petualangannya di Asia dengan gambar-gambar yang didominasi perempuan. Ada pula adegan-adegan yang menampilkan David sedang tiduran bersama perempuan. Di adegan lain, Bond sedang berciuman dengan perempuan saat berada di sebuah kendaraan saat menjelajah Thailand, atau sedang pangku-pangkuan bersama perempuan di depan layar permainan komputer. Terlalu vulgar untuk dilihat semua level umur.

Ada menu ‘watch uncensored clips’ di akun YouTube David Bond. Begitu diklik, browser akan mengarah ke situs davidbondvideos.com. Namun situs itu tak bisa diakses dan hanya memberi keterangan ‘Down for maintenance, website will be online soon’, alias sedang dalam perbaikan.

Bel Nielsen mengutuk perbuatan David Bond.

“Bangga bgt si **jing ini, sok playboy & sok ganteng pdhl kita semua tau alasannya dia dpt cewe itu karena warna kulitnya… emang luar biasa udah begitu enak bisa manfaatkan cewek2 dari negara2 miskin… cobalah lakuin itu di negara asalnya… Semoga segera ketangkap dan diusir dari benua Asia (atau mendingan diusir dari planet ini) utk selamanya,” kata Ben Nielsen.

David Bond dikatakannya menjual video berkonten seksual lewat akun VIP berbayar. Kini dia sampai di Jakarta Selatan, begitulah informasi yang tertulis di gambar yang diunggah Bel Nielsen, gambar itu adalah hasil screenshot dari akun lain.

Menurut Bel Nielsen, David Bond hanyalah nama samaran. Nama aslinya adalah Steven Mapel. Dihubungi secara terpisah, Bel Nielsen sendiri belum pernah melihta langsung video VIP bikinan David Bond. Situs davidbonvideos.com juga tidak bisa diakses saat ini, menurut Bel Nielsen hal itu mencurigakan.

“Saya kurang tahu isinya yang ada di video yang dia jual di ‘website VIP’ dia, karena belum melihat sendiri. Dan si David Bond juga sudah menghapus semua yang ada di website-nya hari ini. Kenapa hapus kalau dia memang tidak bersalah?” tutur Bel Nielsen, seperti diberitakan detikcom, Minggu (8/10/2017).

Bel Nielsen mengaku pernah tinggal di Jakarta selama dua tahun dan di Yogyakarta selama dua tahun. Kini dia pulang kampung ke Swedia.

David Bond mempunyai grup tertutup di Facebook. Hanya ada dua pengurus grup tertutup ini, yakni David Wong dan David Hunter. David Hunter, mengaku adalah David Bond itu sendiri. Dia mengatakan tuduhan soal video seks sebagai bahan jualannya adalah kebohongan belaka.

“Itu 100 persen bohong,” kata akun Facebook David Hunter.

David Bond sudah sampai di Jakarta Indonesia. Video terbarunya yang mengambil latar di Jakarta juga sudah dia unggah, judulnya ‘Meeting Locals and Buying Boxers In Jakarta’. Sampul videonya bergambar foto bersama anak-anak kecil Ibu Kota. Video berdurasi delapan menit itu diunggah pada 3 Oktober lalu.

David Bond menyangkal bahwa dirinya pernah mengunggah video seks dari aktivitas menjelajah Asia. Menurutnya isu itu hanyalah kebohongan yang dibikin kaum pembenci dirinya (haters).

“Orang-orang membaca berita yang sudah usang dari 2014 dari Hong Kong tentang saya, yang mengatakan saya membuat video seks, dan mereka percaya itu tanpa bukti,” kata dia.

“Itu adalah cerita bohong. Tak ada video seks. Bila ada video seks, mana buktinya? Mana situsnya? Ini cuma rumor yang disebarkan orang-orang iri yang ingin menyakiti saya,” ujarnya.

Dia sangat menyayangkan orang-orang yang percaya kabar burung tanpa bukti yang jelas. Dia kemudian memberikan tautan video berisi penjelasan bahwa dirinya tak pernah menyebarkan video seks. Video itu berjudul ‘David Bond Sex Videos?’, diunggah 3 Agustus 2016 lampau.

Di video itu dijelaskan sambil memberi contoh video yang bersampul cukup provokatif, menampilkan paha perempuan dan diberi judul ‘Membawa Pulang Cewek Asia dari Mal ke Kasur dalam 55 Menit’. Dia menjelaskan sampul video itu diambil di California Amerika Serikat. Di California, dia punya pacar berdarah Asia, dan foto pacarnya sendirilah yang dia jadikan sampul video yang cukup provokatif itu.

Bila dibuka isi videonya, yang ada hanyalah aktivitas David Bond dengan cewek Asia menikmati es krim, tanpa adegan seksual di kasur.

Di situsnya yang lain, yakni thailandbydavidbond.com, ditampilkannya video-video dengan sampul gambar ekspose tubuh perempuan. Namun isi situsnya ternyata adalah video tentang membuka kunci kartu SIM ponsel, tentang menyiasati ATM, informasi visa, hingga taksi. Intinya, isinya adalah panduan perjalanan.

Akun Facebook Bel Nielsen adalah yang menilai David Bond adalah turis seksual yang merekam adegan dengan perempuan tanpa persetujuan dari pihak perempuan itu sendiri. Saat ditanyai detikcom, David Hunter kemudian menyodorkan situs davidbondhater.com yang berisi semacam bantahan-bantahan atas segala tudingan yang dialamatkan kepadanya.
Dituding Bikin Video Seks di Jakarta, David Bond: 100% Bohong` Foto: Tulisan Bel Nielsen soal David Bond (Akun Facebook Bel Nielsen)

Di situs itu, dia menyatakan tak pernah menyimpulkan bahwa perempuan Asia itu ‘gampangan’, menyatakan bahwa perempuan Asia suka pria ras kulit putih hanyalah mitos belaka, dan membantah tudingan bahwa dia merekam video tanpa persetujuan pihak perempuan.

Dia katakan, 80 hingga 90 persen kamera yang dia gunakan bisa dilihat orang-orang, sehingga orang-orang sadar bahwa dirinya sedang merekam video. Bila perempuan tidak mau divideokan, maka David tak akan merekamnya. Bila perempuan meminta untuk menghapus video itu, maka David juga akan menghapus video itu.

Bel Nielsen curiga dengan ditutupnya situs davidbonvideos.com. Jangan-jangan David Bond menyembunyikan sesuatu sehingga situs itu ditutup. Namun David Hunter punya jawabannya.

“Banyak orang yang mengklik dan servernya mengalami kegagalan. Ini karena berita-berita (tentang dia). Saya akan memperbaikinya mungkin dalam dua hari ini,” kata David Hunter, menyatakan situs itu sudah tidak bisa dibuka sejak Jumat (6/10) malam.

Bel Nielsen juga menyatakan nama asli David Hunter adalah Steven Mapel. Jadi mana yang benar? David Bond, David Hunter, atau Steven Mapel? “Anda tak perlu tahu nama resmi saya,” jawabnya.

“Ngomong-ngomong, saya sedang bertemu seorang perempuan sekarang. Saya cinta Indonesia,” ujarnya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: