Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Viral Video Prajurit Tampar dan Bogem Pria yang Hina TNI di Medsos

Prajurit TNI tampar dan bogem seorang pria

Prajurit TNI tampar dan bogem seorang pria. (Youtube)

Anekainfounik.net. Belakangan ini beredar video yang memperlihatkan seorang dipukul, dijambak dan ditampar prajurit TNI karena disebut menghina TNI. Aksi itu menjadi viral di media sosial dan banyak diperbincangkan setelah diunggah akun Facebook bernama Srikandi Garuda.

Terlihat dalam video, sambil menjambak, prajurit tersebut dengan emosi mempertanyakan alasan pria yang memakai baju warna merah itu sampai menghina TNI.

“Pengorbanan TNI lebih besar daripada kamu. Kamu nggak hargai TNI ya? TNI mati-matian bela negara? Enak banget kamu ngomong bubarkan TNI, bubarkan TNI. Kamu enak sekali ngomong lalu minta maaf ke TNI,” kata prajurit itu.

“Ampun, Pak. Ampun…,” lirih pria itu sambil memohon kepada prajurit.

Walau telah meminta maaf, personel TNI tetap melayangkan bogem mentah ke wajah pria yang disebut berasal dari Malang, Jawa Timur Tersebut.

Video tersebut berdurasi 1,50 menit dan telah disaksikan lebih dari dua juta netizen. Simak videonya di bawah ini.

Seperti diketahui, pria yang mengalami penganiayaan tersebut adalah pemilik akun Instagram @andre_jyd yang menyebut TNI tak ada gunanya dan layak untuk dibubarkan di kolom komentar Instagram miliknya.

Komentar pemilik akun @andre_jyd yang menghina TNI

Komentar pemilik akun @andre_jyd yang menghina TNI. (Istimewa)

Terakhir, pria yang menulis namanya di Instagram, Muhammad Andre tersebut mengunggah foto memegang poster yang berisikan tulisan permintaan maaf kepada TNI.

Pemilik akun @andre_jyd meminta maaf

Pemilik akun @andre_jyd meminta maaf. (Istimewa)

Menanggapi beredarnya video tersebut, NI AD meminta maaf atas tindakan prajuritnya dalam melakukan kekerasan dalam aksi persekusi tersebut.

“Kita menyayangkan tindakan prajurit itu. Seharusnya prosedurnya ya serahkan ke kepolisian setempat untuk memproses kalau memang terjadi pelanggaran hukum,” kata Kadispenad Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh, Jumat (13/10/2017), seperti diberitakan Detikcom.

“Kami minta maaf atas reaksi prajurit yang tidak terima dan langsung emosi melihat ada oknum yang menghina TNI. Sehingga terjadi tindakan pemukulan. Itu tindakan berlebihan,” imbuhnya.

Alfred mengatakan rasa cinta dan bangga prajurit terhadap TNI memang harus dijaga. Namun tindakan si prajurit menganiaya pria yang menghina TNI di media sosial berlebihan.

“Rasa cinta dan bangga prajurit dgn TNI memang ditanamkan dan harus dimiliki oleh setiap Prajurit. Tapi kalau masih ada yang mewujudkan kecintaan dan kebanggaan itu dengan cara seperti ini, sekali lagi saya minta maaf,” ujar Alfret.

TNI AD menegaskan akan memproses prajurit yang diketahui berdinas di jajaran Kostrad di Jawa Timur itu.

“Walaupun sifatnya oknum, tetapi hal ini tetap menjadi perhatian dan atensi TNI AD untuk terus menanamkan cara hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara kepada Prajurit. Oleh karenanya, tindakan yang tidak semestinya ini tetap kita proses,” pungkas Alfret.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: