Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Ketua DPRD Kolut Dibunuh Istrinya Usai Naik Haji Bersama-sama

Musakkir Sarira dan istrinya, Andi Erni Astuti di Tanah Suci

Musakkir Sarira dan istrinya, Andi Erni Astuti di Tanah Suci. (Facebook/Andi Erni Astuti)

Anekainfounik.net. Pembunuhan Ketua DPRD Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra) Musakkir Sarira oleh istrinya sendiri, Andi Erni Astuti (27) menyisakan tanya. Ada masalah apa sehingga pelaku kalap dan menikam suami apalagi keduanya baru pulang menunaikan ibadah haji secara bersama-sama?

Selama ini, kedua pasangan suami istri tersebut disebut kerap cecok baik sebelum dan sesudah naik haji. Sekretaris PDIP Sultra, Litanto mengaku sangat kehilangan karena Musakkir merupakan salah satu kader terbaik PDIP. Dia mengungkap problem rumah tangga Musakkir belakangan ini.

“Memang suka cemburu buta istrinya. Almarhum terima telpon selalu dicurigai dengan perempuan lain. Peristiwa ini sangat saya sesalkan,” tuturnya dihubungi via telpon, dilansir anekainfounik.net dari kompas.com, Kamis (19/10/2017).

Musakkir dan istri berangkat haji tahun ini. Sepengetahuan Litanto, keduanya tetap tidak akur sepulang haji.

“Sebenarnya sebelum berangkat haji, istrinya ini sempat menggugat cerai almarhum tapi karena almarhum ingat anak-anaknya ada tiga orang, jadi dia bertahan,” terang Litanto.

Sementara itu, salah seorang kerabat almarhum yang meminta namanya dirahasiakan menuturkan, sebelum penikaman, pasangan suami istri itu sempat cekcok.

“Pas Pak Ketua mau keluar dari kamar mandi, tiba-tiba istrinya datang menusukkan pisau di perutnya Pak Ketua. Almarhum masih sadar dan istrinya bawa masuk dalam kamar dibaringkan di ranjangnya, dokter dari RSUD Jafar Harun dikontak untuk memeriksa dan disuruh bawa ke rumah sakit untuk ditangani medis,” tuturnya.

Pertengkaran keduanya sering terjadi. Bahkan, sang istri sering melakukan kekerasan terhadap suaminya. Namun almarhum tetap mempertahankan rumah tangganya karena memikirkan tiga anaknya yang masih kecil.

Insiden penikaman itu sendiri terjadi pada Selasa (17/10/2017) sekitar pukul 23.00 Wita. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Jafar Harun, Kolaka Utara. Karena tidak ada dokter bedah, keesokan harinya sekitar pukul 08.00 Wita, almarhum dirujuk ke RSUD Kolaka untuk dioperasi.

Baca juga: Musakkir Sarira, Ketua DPRD Kolut Tewas Ditikam Istrinya Sendiri

Namun sebelum dilakukan operasi, korban menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 16.30 Wita.

Jenazah ketua DPRD Kolaka Utara Musakkir Sarira disemayamkan di rumah orangtuanya di Desa Moroko, Kecamatan Rante Angin, Kolaka Utara dan dikuburkan di belakang rumah sekitar pukul 16.00 Wita sore ini.

Kapolres Kolaka Utara AKBP Bambang Satriawan mengatakan, pihaknya menetapkan istri korban, Andi Erni sebagai tersangka. Pelaku sudah ditahan setelah mengakui perbuatannya.

“Tersangka benar istri sah korban. Dari fakta yang kita dapatkan, sedang kita dalami motifnya kenapa dia melakukan penganiayan yang menyebabkan korban meninggal. Sementara ini dia sudah mengaku kalau dia yang melakukan penganiayaan itu,” ungkap Bambang melalui saluran telepon, Kamis (19/10/2017).

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: